News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Terakhir Malaysia Banding ke FIFA, Media Ternama Spanyol Desak Deportivo Alaves Tuntut FAM soal Facundo Garces

Media ternama Spanyol mengatakan bahwa Deportivo Alaves bisa meminta ganti rugi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) jika Facundo Garces jadi dihukum.
Senin, 6 Oktober 2025 - 11:13 WIB
Pemain Timnas Malaysia Facundo Garces
Sumber :
  • Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Media ternama Spanyol mengatakan bahwa Deportivo Alaves bisa meminta ganti rugi kepada Malaysia jika Facundo Garces jadi dihukum. Hari Senin (6/10/2025) ini adalah hari terakhir FAM mengajukan banding.

Pada 26 September 2025 lalu, FIFA resmi menjatuhkan hukuman kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Mereka dinilai melakukan pelanggaran terhadap pasal 22 Komite Disiplin FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIFA menghukum tujuh pemain. Mereka adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.

Timnas Malaysia
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - Malaysia NT

 

FAM didenda sebesar 350 ribu Swiss Franc atau setara Rp7,3 miliar. Sedangkan ketujuh pemain didenda 2000 Swiss Franc (Rp41 juta).

Selagi nominal uang bisa diatasi, yang berat adalah hukuman untuk para pemain yang tidak bisa berlaga selama setahun. Mereka bahkan tidak bisa bertanding untuk klubnya masing-masing.

FIFA memberikan waktu 10 hari untuk FAM melakukan banding. Jika terhitung sejak 26 September lalu, maka seharusnya hari Senin (6/10/2025) ini menjadi hari terakhir.

Sejauh ini, tidak ada tanda-tanda untuk FAM memenangkan kasus. Menurut laporan dari media Spanyol, Diario AS, Garces hanya punya darah Malaysia dari kakek buyutnya.

Pemain Timnas Malaysia Facundo Garces
Pemain Timnas Malaysia Facundo Garces
Sumber :
  • x/malaysia_nt

 

“Kakek buyut Garces adalah orang Malaysia,” demikian judul yang diberikan oleh media ternama Spanyol, Diario AS, pada 28 September 2025.

Laporan dari media Spanyol tersebut menuturkan bahwa ketujuh pemain yang tidak lahir di Malaysia dipermasalahkan oleh FIFA. Namuun, Garces disebut punya darah dari leluhurnya.

“Fakta bahwa tidak satu pun dari mereka yang lahir di negara tersebut adalah hal yang memicu alarm di FIFA, yang meyakini dokumen telah dipalsukan. Dalam kasus Facundo Garces, kita berbicara tentang leluhur, bukan seseorang yang tinggal di sana selama bertahun-tahun atau menikahi orang lokal,” tambahnya.

Hukuman dari FIFA tetap final, jadi yang bisa dilakukan Malaysia adalah banding. Jika tidak mampu meringankan hukumannya, maka Deportivo Alaves, klub yang menaungi Garces, disinyalir bisa meminta ganti rugi.

Facundo Garces
Facundo Garces
Sumber :
  • Instagram FAM

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Sementara itu, sanksi FIFA itu final, dan itu sudah memberikan dampak pertama. Tidak hanya untuk bek tengah Argentina, namun juga Alaves, yang menerima hukumannya pada hari Sabtu [pekan lalu] dan tidak membawanya untuk laga kontra Mallorca,” tulis AS.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT