News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Sebut PSSI-nya Malaysia Pengecut usai Ungkap Alasan Dihukum FIFA Gegara Skandal 7 Pemain Naturalisasi

Media Korea Selatan, Chosun, mengkritik Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Mereka menyebut PSSI-nya Malaysia itu pengecut usai mengungkap alasan dihukum FIFA.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:16 WIB
Pemain naturalisasi Timnas Malaysia kontra Timnas Vietnam
Sumber :
  • VFF

Jakarta, tvOnenews.com - Media Korea Selatan, Chosun, mengkritik Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Mereka menyebut PSSI-nya Malaysia itu pengecut usai mengungkap alasan dihukum FIFA.

Seperti diketahui, Komite Disiplin FIFA menghukum FAM dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Mereka dianggap melanggar Pasal 22 Komite Disiplin FIFA soal pemalsuan dokumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut kronologi FIFA sanksi berat Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) karena masalah naturalisasi ilegal.
Berikut kronologi FIFA sanksi berat Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) karena masalah naturalisasi ilegal.
Sumber :
  • Instagram resmi FAM

 

FAM dedenda puluhan juta rupiah. Semenntara sanksi untuk Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, John Irazabal, dan Hector Hevel lebih berat.

Selain masing-masing dedenda puluhan juta, para pemain tersebut juga dilarang melakukan semua aktivitas yang berhubungan dengan sepak bola selama 12 bulan. Karier mereka pun terancam.

Sejak keputusan itu terbit, mereka kini tidak dapat bermain untuk Timnas Malaysia. Kasus ini akan dilimpahkan dari Komite Disiplin FIFA ke Pengadilan Sepak Bola FIFA untuk dipertimbangkan.

Sementara itu, FAM diketahui sedang menyelesaikan proses banding ke FIFA. Jika banding ditolak, AFC berpotensi akan menjatuhkan sanksi kepada FAM beserta 7 pemain naturalisasi tersebut.

FAM dalam pernyataan resminya telah mengakui kesalahan dalam skandal naturalisasi yang melibatkan tujuh pemain. Namun, FAM tetap bersikeras bahwa masalah ini kesalahan teknis.

Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman, mengatakan bahwa kesalahan itu berawal dari kesalahan teknis. Ia menegaskan bahwa ini hanyalah kesalahan administratif, bukan pemalsuan.

Menanggapi alasan dari FAM di atas, salah satu media Korea Selatan, Chosun, mengkritik FAM. Mereka seakan tak percaya dengan alasan FAM itu yang jelas-jelas telah dihukum FIFA.

Menurut Chosun, tindakan FAM yang menyalahkan staf teknis atas kesalahan dalam dokumen pemain naturalisasi itu adalah tindakan "pengecut" dari para pejabat sepak bola Malaysia.

Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tujuh orang dinaturalisasi? Itu kesalahan... staf teknis, membuat pelatih Kim Sang-sik (pelatih Vietnam) menangis! Itu benar-benar alasan pengecut," tulis Chosun dalam artikelnya.

Adapun, skandal itu pertama tercium ketika Malaysia mengalahkan Vietnam 4-0 dengan menggunakan pemain naturalisasi di atas. Jika benar, maka Malaysia terancam dapat sanksi berat.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT