News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

JDT Akhirnya Nurut FIFA Setelah Liga Malaysia Banned 3 Pemain Naturalisasi Ilegal

JDT menjadi klub terakhir yang dilarang dibela tiga pemainnya, Joao Figueiredo, Jon Irazabal and Hector Hevel setelah Liga Super Malaysia mendapatkan surat dari FAM dan FIFA. 
Senin, 29 September 2025 - 19:48 WIB
JDT Nurut FIFA untuk Banned 3 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Klub raksasa Liga Super Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT), akhirnya menuruti keputusan FIFA terkait larangan bermain terhadap tiga pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang dituding ilegal. 

JDT menjadi klub terakhir yang dilarang dibela tiga pemainnya, Joao Figueiredo, Jon Irazabal and Hector Hevel setelah Liga Super Malaysia mendapatkan surat dari FAM dan FIFA. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIFA resmi menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 12 bulan kepada tujuh pemain keturunan Malaysia, termasuk tiga pemain dari Johor Darul Tazim.

Dalam pernyataan resminya, Ligaa Super Malaysia (MFL) membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan dari FAM mengenai sanksi tersebut.

“Berdasarkan keputusan FIFA, MFL mengesahkan bahwa tiga pemain dari klub Johor Darul Ta'zim (JDT) yang turut terlibat, yaitu Joao Figueiredo, Jon Irazabal dan Hector Hevel, tidak boleh bermain dalam seluruh pertandingan Liga Malaysia sepanjang durasi sanksi berlaku,” tulis MFL dalam keterangan resminya, Senin (29/9/2025).

Ketiga pemain ini diketahui merupakan pemain naturalisasi dari jalur keturunan Malaysia yang debut pada Juni lalu. 

Namun status kewarganegaraan mereka dan proses naturalisasi belakangan dipertanyakan FIFA, hingga berujung pada sanksi.

Pihak MFL juga menambahkan bahwa mereka masih menunggu hasil banding yang diajukan oleh FAM kepada FIFA, sebelum mengambil langkah lanjutan.

"Keputusan susulan mengenai kasus ini akan diambil MFL setelah banding FAM diumumkan oleh FIFA," lanjut pernyataan tersebut. 

Keputusan ini menjadi pukulan bagi JDT, mengingat ketiga pemain tersebut merupakan bagian penting dari skuad inti musim ini. 

Namun demikian, klub asal Johor itu memilih tunduk dan patuh pada regulasi FIFA sembari menanti kejelasan hasil banding.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain tiga pemain JDT, empat pemain naturalisasi Timnas Malaysia lainnya, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado dan Imanol Machuca dilarang beraktivitas di bawah naungan FIFA selama 12 bulan dan denda Rp41,8 juta.

FAM pun mendapatkan sanksi FIFA dengan denda sebesar Rp7,3 miliar. FAM pun tengah mengambil banding atas hukuman tersebut. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT