News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum FAM Dihukum FIFA, Legenda Malaysia Tegaskan Sekalipun Pakai Naturalisasi tetap Sulit Lampaui Timnas Indonesia

Legenda Timnas Malaysia menyebut usaha FAM menyalip kekuatan Timnas Indonesia sia-sia, meski dihuni pemain naturalisasi. Ini terjadi sebelum Malaysia dihukum FIFA.
Minggu, 28 September 2025 - 15:19 WIB
Pemain Timnas Malaysia
Sumber :
  • X - FAM

tvOnenews.com - Legenda Malaysia menganggap kekuatan Timnas Malaysia yang dihuni pemain naturalisasi tidak bisa menyalip kegagahan Timnas Indonesia.

Pendapat tersebut menggema sebelum Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi dihukum oleh FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui media asal Malaysia, Utusan Malaysia, legenda Harimau Malaya Akmal Rizal Ahmad Rakhli tak membantah FAM berusaha menaikkan level tim nasional Malaysia.

Hal ini tak lepas dari hasil positif sejak Timnas Malaysia mengalahkan Timnas Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027.

Sebagimana diketahui, Timnas Malaysia pernah membantai Vietnam skor 4-0 di Stadion Bukit Jalil, Selasa (10/6/2025).

Timnas Malaysia
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - Malaysia National Team

 

Kebetulan pada saat itu, Malaysia telah diperkuat ketujuh pemain naturalisasi andalannya sebelum dijatuhi sanksi oleh FIFA.

Kemudian, Malaysia sukses melibas Timnas Singapura skor 2-1 dan Timnas Palestina skor 1-0 pada FIFA Matchday periode September 2025.

Kemenangan Malaysia berkat performa apik naturalisasi, sehingga mempengaruhi kenaikan pada ranking FIFA Harimau Malaya yang bertengger di posisi 123 dunia.

Namun demikian, hasil positif tersebut, kata Akmal Rizal, tidak boleh dijadikan tujuan utama Malaysia.

"Saya pikir tujuan utamanya (Cklamovski) bukan hanya berada di peringkat terbaik," kata Akmal Rizal Ahmad Rakhli dilansir dari Utusan Malaysia, Minggu (29/9/2025).

Akmal membandingkan perkembangan antara FAM dan PSSI jelas berbeda untuk memajukan kekuatan tim nasional mereka.

Skuad Timnas Indonesia vs Taiwan
Skuad Timnas Indonesia vs Taiwan
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

Ia melihat sejak Timnas Indonesia ditukangi Shin Tae-yong, perkembangan Garuda sangat berkembang pesat.

Keberhasilan Timnas Indonesia karena beranjak dari titik nol, yang kemudian berhasil melesat ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Apalagi Timnas Indonesia kini mempunyai pelatih berkelas yakni Patrick Kluivert dan jajarannya seperti Alex Pastoor hingga Deny Landzaat.

Tak hanya Timnas Indonesia, Akmal Rizal membandingkan kekuatan Malaysia juga sulit melampaui raja ASEAN lainnya, seperti Vietnam hingga Thailand.

"Untuk mencapai di atas atau di bawah 100, mereka (Harimau Malaya) akan membutuhkan waktu lebih lama karena tim-tim di atas Malaysia saat ini memiliki poin yang cukup tinggi," tuturnya.

Akmal Rizal meragukan Malaysia tidak akan sukses jika tak mengembangkan kekuatan dari bawah meskipun banyak pemain naturalisasi.

Menurut Akmal Rizal, selain bagaimana bisa lolos ke Piala Asia 2027, peran FAM mengembangkan pemain muda sebagai bukti Malaysia serius menyalip Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

Tentu saja, kehadiran pemain naturalisasi di dalam skuad Malaysia kini membawa malapetaka.

FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada FAM atas pemalsuan dokumen ketujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Ketujuh pemain naturalisasi tersebut di antaranya, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano, dan Gabriel Felipe Arrocha.

"FAM telah mengajukan permintaan klarifikasi kelayakan pemain kepada FIFA, dan dalam proses tersebut, menggunakan dokumen yang dipalsukan agar dapat menurunkan pemain-pemain tersebut," bunyi pernyataan FIFA dalam laman resminya.

Atas putusan tersebut, FIFA menetapkan Malaysia resmi melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) tentang Pemalsuan Dokumen.

FIFA juga menjatuhkan hukuman denda kepada FAM sebesar CHF 350.000 atau sekitar Rp7,3 miliar.

Pemain yang kena hukuman juga terjerat masing-masing membayar denda CHF 2.000 atau sekitar Rp43 juta, bahkan mereka juga dijatuhi skorsing bermain sepak bola selama 12 bulan.

"Terhitung sejak tanggal pemberitahuan keputusan," lanjut FIFA dalam bunyi pernyataan resminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
background

Pekan ke-29

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Sabtu, 25 April 2026
logo Persepam Madura Utd
MDR
19:00
DWU
logo Dewa United

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT