News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Brasil Kalah dari Bolivia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ancelotti Malah Puji Pemainnya Gegara Ini

Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, tetap memberikan pujian kepada anak asuhnya meski harus menelan kekalahan 0-1 dari tuan rumah Bolivia pada laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol, Rabu (10/9) pagi WIB.
Kamis, 11 September 2025 - 02:54 WIB
Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti bersama Vinicius Junior
Sumber :
  • REUTERS/Jean Carniel

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, tetap memberikan pujian kepada anak asuhnya meski harus menelan kekalahan 0-1 dari tuan rumah Bolivia pada laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol, Rabu (10/9) pagi WIB.

Mengutip laman resmi Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Ancelotti menilai para pemain sudah berjuang maksimal di Stadion Municipal El Alto, Bolivia, yang berada di ketinggian sekitar 4.100 meter di atas permukaan laut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami harus mengambil sisi positif dari laga ini. Para pemain sudah berjuang keras karena memang tidak mudah bermain di stadion ini. Semua orang juga mengetahuinya. Pertandingan tadi sangat sulit baik secara fisik maupun teknik,” ujar Ancelotti.

Dalam laga tersebut, Ancelotti menurunkan sejumlah pemain yang sebelumnya jarang mendapat menit bermain bersama timnas Brasil. 

Mereka adalah Alexsandro Ribeiro, Fabricio Bruno, Andrey Santos, Caio Henrique, dan Samuel Lino.

“Saya ingin memberikan menit bertanding bagi setiap pemain karena mereka sudah bekerja keras sepanjang pekan ini. Beberapa di antaranya tampil bagus saat menundukkan Chile 3-0 pada Jumat (5/9),” tambahnya.

Brasil sendiri memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah finis di posisi kelima klasemen akhir kualifikasi Conmebol dengan 28 poin dari 18 laga.

Argentina menutup fase kualifikasi sebagai pemuncak klasemen, disusul Ekuador, Kolombia, dan Uruguay. 

Sementara itu, Paraguay merebut tiket terakhir di posisi keenam, sedangkan Bolivia harus menjalani babak playoff antarkonfederasi.

Sejak resmi menangani Brasil pada Mei 2025, Ancelotti sudah memimpin empat pertandingan dengan catatan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Brasil menang atas Paraguay (1-0) dan Chile (3-0), serta bermain imbang melawan Ekuador (0-0).

Selanjutnya, pada agenda FIFA Matchday Oktober 2025, Brasil dijadwalkan menjalani dua laga uji coba di Asia, yaitu menghadapi Korea Selatan di Seoul pada 10 Oktober dan melawan Jepang di Tokyo pada 14 Oktober.(ant/lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT