News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dianggap Lebih Banyak Mudharat, Malaysia Resmi Mundur dari Turnamen Piala Negara CAFA

Turnamen yang digelar oleh Konfederasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFA) ini melibatkan sejumlah negara di luar Asia Tengah seperti Oman dan Malaysia.
Rabu, 16 Juli 2025 - 15:43 WIB
Dianggap Lebih Banyak Mudharat, Malaysia Resmi Mundur dari Turnamen Piala Negara CAFA
Sumber :
  • Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Malaysia resmi mengundurkan diri dari turnamen Piala Negara CAFA 2025. 

Turnamen yang digelar oleh Konfederasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFA) ini melibatkan sejumlah negara di luar Asia Tengah seperti Oman dan Malaysia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Malaysia memutuskan untuk mengundurkan diri sebelum turnamen ini berlangsung pada September 2025 mendatang. 

Pelatih Malaysia, Peter Cklamovski mengakui turnamen ini lebih banyak memiliki mudharat dibandingkan keuntungan bagi Malaysia. 

Salah satunya adalah logistik dan jarak yang harus ditempuh oleh tim menuju Tajikistan sebagai tuan rumah. 

Dia mengakui skuad Harimau Malaya kesulitan untuk berkumpul dengan para pemain abroad yang bermain di sejumlah liga di berbagai belahan dunia. 

"Kita memiliki pemain yang beraksi di liga terkemuka dunia sepeti di Spanyol, Argentina, Kolombia, dan Jepang," kata Peter Cklamovski. 

"Untuk membawa mereka ke Tajikistan dalam waktu yang singkat, kita harus memastikan apakah mereka bersedia tampil di masa yang sangat singkat ini," kata Peter Cklamovski. 

Tak hanya soal logistik, Malaysia pun menganggap penghamburan bukan soal jarak dan waktu persiapan yang singkat saja. 

Pembiayaan untuk berangkat ke Tajikistan pun dianggap terlalu menghabiskan dana federasi. 

"Saya tidak mau memaksakan dengan kondisi pemain yang tak lengkap, ini adalah keputusan yang tepat dan strategis," katanya. 

Untuk itu, Malaysia akan mengisi jeda FIFA Matchday edisi September dengan pemusatan latihan sebelum menghadapi lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027. 

"Fokus kami kini beralih sepenuhnya pada pemusatan latihan pada jendela September sebagai persiapan terbaik menjelang laga penting pada Oktober dan November melawan Laos dan Nepal," kata Peter Cklamovsski. 

Malaysia benar-benar fokus pada targetnya untuk menyusul Timnas Indonesia yang sudah menyegel slot di Piala Asia 2027. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini Malaysia berada di puncak klasemen Grup F dengan enam poin mengungguli Vietnam, Laos dan Nepal. 

Seperti diketahui, hanya juara grup yang bisa menyusul 18 kontestan Piala Asia 2027 yang sudah lebih dahulu menyegel posisi setelah selesai putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. (hfp)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
background

Pekan ke-20

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT