News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! Usai Tolak Mentah-Mentah Timnas Indonesia, Malaysia Putuskan Ikuti Turnamen yang Disertai 2 Negara Kontestan Piala Dunia 2026

Setelah menolak Timnas Indonesia, Malaysia resmi mengikuti turnamen yang diikuti dua negara kontestan Piala Dunia 2026.
Senin, 23 Juni 2025 - 12:09 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - FAM

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah menolak Timnas Indonesia, Malaysia resmi mengikuti turnamen yang diikuti dua negara kontestan Piala Dunia 2026.

Di Instagram resminya pada Senin (23/6/2025), skuad Harimau Malaya dipastikan akan berpartisipasi di CAFA Nations Cup 2025, turnamen antarnegara Asia Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Malaysia sendiri berstatus sebagai tim undangan dalam ajang CAFA Nations Cup yang bakal berlangsung pada September tahun ini.

Timnas Malaysia
Timnas Malaysia
Sumber :
  • FA Malaysia

 

"Tim Harimau Malaya akan menghadapi tantangan baru saat berpartisipasi di CAFA Nations Cup 2025, sebuah turnamen yang mempertemukan 8 tim ternama termasuk Iran dan Uzbekistan," demikian pengumuman Timnas Malaysia di Instagram resminya, @Malaysia NT.

"Partisipasi ini bukan hanya suatu kehormatan, tetapi juga membuka kesempatan untuk mewujudkan mimpi yang lebih besar di panggung internasional," tambahnya.

Sementara itu, pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, menilai kehadiran skuad Harimau Malaya pada turnamen ini akan memberikan tantangan baru.

Dia merasa bangga karena Arif Aiman dan kolega bakal mendapatkan pengalaman berbeda yang lebih berharga untuk peningkatan kualitas skuad Malaysia.

Pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski
Pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski
Sumber :
  • The Asian Game

 

“Kami bangga dapat berpartisipasi dalam Kejuaraan CAFA 2025. Kami akan menghadapi tantangan besar di kandang lawan dan bersaing dalam lingkungan yang menantang melawan tim-tim tangguh," kata Peter Cklamovski.

Menurutnya, pengalaman ini akan menguji anak asuhnya dalam berbagai aspek, di dalam dan luar lapangan, serta sangat penting bagi pengembangan tim.

"Turnamen ini merupakan kesempatan penting bagi Harimau Malaya untuk membawa kejayaan bagi negara, membangkitkan semangat para pendukung, dan terus membangun persatuan yang diimpikan oleh sepak bola Malaysia," imbuhnya.

CAFA Nations Cup akan dimulai pada 26 Agustus hingga 9 September 2025, dengan Kirgistan dan Uzbekistan dipilih sebagai tuan rumah turnamen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Malaysia, tim yang telah mengonfirmasi partisipasinya adalah Afghanistan, Iran, Kyrgyzstan, Tajikistan, Uzbekistan, dan Turkmenistan, serta Oman yang juga merupakan tim undangan.

Khusus bagi Iran dan Uzbekistan, kedua negara Asia Tengah ini telah menyegel tiket di putaran final Piala Dunia 2026 usai lolos dari kualifikasi putaran ketiga.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT