News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Tolak Timnas Indonesia Mentah-mentah, PSSI-nya Malaysia Kini Sesumbar Ogah Timnya Lawan Dua Peserta Piala Dunia 2026

FAM pernah menolak Timnas Malaysia uji coba dengan Timnas Indonesia. Media Malaysia informasikan Harimau Malaya potensi tidak bertanding dengan dua peserta Piala Dunia 2026.
Kamis, 19 Juni 2025 - 20:48 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - FAM

tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pernah menolak Timnas Malaysia uji coba dengan Timnas Indonesia.

Kini, Timnas Malaysia juga berpotensi menolak perlawanan dari dua tim yang telah menjadi peserta Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan tawaran kepada Timnas Malaysia untuk uji coba dengan Timnas Indonesia.

Undangan uji coba agenda FIFA Matchday antara Timnas Indonesia dan Timnas Malaysia tersebut berlangsung pada periode September 2025.

Skuad Timnas Indonesia.
Skuad Timnas Indonesia.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Sebab, undangan tersebut mengingat Timnas Indonesia belum ada jadwal agenda penting pada FIFA Matchday periode September 2025.

Apalagi, Timnas Indonesia telah lama tidak bertanding dengan tim yang dijuluki Harimau Malaya tersebut.

"Ya memang kan kita sudah lama, sudah kangen bertemu dengan Malaysia. Memang salah satunya, waktu ada jendela kesempatan untuk FIFA Matchday di bulan September, kita mengundang Timnas Malaysia juga," ujar Erick Thohir dikutip, Kamis (19/6/2025).

Alih-alih menerima tawaran dari PSSI, FAM tidak menyambut positif atas undangan tersebut, sehingga Malaysia batal uji coba dengan Indonesia.

Terkini, FAM kasih tanda-tanda menolak bertanding dengan dua tim peserta Piala Dunia 2026, yakni Iran dan Uzbekistan.

Laporan potensi penolakan Harimau Malaya bertanding dengan Iran dan Uzbekistan disampaikan salah satu media asal Malaysia, Bharian.

Wakil Ketua Komite Kompetisi FAM, Zainal Abidin Hassan mempertimbangkan Malaysia ikut serta turnamen Piala Asia Tengah 2025.

"Jika satu turnamen ini bagus dan menguntungkan tim nasional, sudah tentu kita akan pertimbangkan," ujar Zainal dilansir dari Bharian, Kamis.

Timnas Malaysia
Timnas Malaysia
Sumber :
  • FA Malaysia

 

Asosiasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFA) belakangan ini mengundang Timnas Malaysia untuk ikut turnamen di konfederensinya.

Adapun Piala Asia Tengah 2025 akan berlangsung dari 26 Agustus hingga 9 September 2025.

Kabar Piala Asia Tengah 2025 akan digulir melalui akun X jurnalis Thomas Bullock yang menyebutkan, "Oman dan Malaysia bakal ambil bagian dalam CAFA Cup 2025."

Daftar peserta turnamen tersebut, yakni ada Tajikistan, Kirgistan, Turkmenistan, Iran, Afghanistan, dan Uzbekistan.

Tetapi, Zainal Abidin Hassan menegaskan kalau FAM masih mempertimbangkan dan butuh diskusi apakah menjadi peserta atau tidak.

"Semuanya mesti melalui perbincangan atau diskusi terlebih dahulu," tegas dia.

Usut punya usut, FAM mempunyai alasan mendasar yang jelas mengapa Malaysia masih ragu karena punya jadwal padat.

Kini, FAM masih merencanakan turnamen Festival Sepak Bola Merdeka akan digelar sehingga membuat jadwal Harimau Malaya padat.

"Shopee Cup, Liga Champions Asia, turnamen internasional, semua itu membuat jadwal sangat padat," terangnya.

Menurutnya, berbagai agenda tersebut sangat mempengaruhi stamina para pemain yang memperkuat Timnas Malaysia.

Ia tidak ingin mengambil risiko para pemain naturalisasi dan lokal Timnas Malaysia sudah kelelahan jika ikut Piala Asia Tengah 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, kami belum memutuskan. Kalau mau menggelar Festival Sepak Bola Merdeka, kami harus sangat berhati-hati agar tidak membebani pemain," tukasnya.

(hap)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT