GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Tiba-tiba Kehilangan Peluang Emas Tampil di Piala Dunia Jika Permohonan Ini Dikabulkan FIFA, Ada Apa?

Timnas Indonesia terancam kehilangan kesempatan emas tampil di Piala Dunia 2030 usai Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) menolak usulan penambahan peserta di edisi 2030.
Rabu, 16 April 2025 - 15:40 WIB
Timnas Indonesia vs Bahrain
Sumber :
  • Istimewa/AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia terancam kehilangan kesempatan emas tampil di Piala Dunia 2030 usai Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) menolak usulan penambahan peserta di edisi 2030.

Piala Dunia 2030 sangat spesial karena memperingati 100 tahun turnamen tersebut digelar, sehingga melibatkan enam negara dari tiga benua sebagai tuan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keenam negara yang akan menjadi tuan rumah di edisi Piala Dunia 2030 tersebut, yaitu Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Paraguay, dan Argentina.

Khusus untuk Uruguay, Paraguay, dan Argentina, hanya akan menggelar satu pertandingan saja di Piala Dunia 2030.

Trofi Piala Dunia
Trofi Piala Dunia
Sumber :
  • FIFA

 

Selain jumlah tuan rumah yang semakin banyak dari edisi-edisi sebelumnya, Piala Dunia 2030 pun diwacanakan bakal menambah tim peserta.

Pada Piala Dunia 2022 Qatar, jumlah peserta adalah 32 tim. Lalu pada edisi 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, jumlahnya naik menjadi 48.

Terkait penambahan jumlah peserta di Piala Dunia 2030, CONCACAF dengan tegas menolak karena khawatir terjadinya penurunan kualitas.

Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, mengungkapkan penambahan peserta di Piala Dunia 2030 hanya akan merusak ekosistem sepak bola.

Trofi Piala Dunia
Trofi Piala Dunia
Sumber :
  • FIFA

 

"Saya tidak percaya perluasan Piala Dunia pria menjadi 64 tim adalah langkah yang tepat untuk turnamen itu sendiri dan ekosistem sepak bola yang lebih luas, dari tim nasional hingga kompetisi klub, liga, dan pemain," ujar Montagliani dikutip dari Reuters, Rabu (16/4/2025).

Montagliani menambahkan, Piala Dunia 2026 yang menambah jumlah peserta pun belum digelar sehingga perlu dilihat lebih dulu.

"Kami bahkan belum memulai Piala Dunia 48 tim yang baru, jadi secara pribadi, saya rasa perluasan menjadi 64 tim tidak seharusnya menjadi pertimbangan," katanya.

Sebelumnya, Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) menyebut bahwa penambahan jumlah peserta ini merupakan bagian dari peringatan 100 tahun Piala Dunia.

"Kami yakin perayaan seratus tahun ini akan menjadi unik, karena 100 tahun hanya terjadi satu kali," kata presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez awal bulan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika usulan penambahan peserta Piala Dunia 2030 ditolak oleh FIFA, ini menjadi kabar buruk bagi Timnas Indonesia.

Pasalnya, dengan semakin banyaknya jumlah peserta, peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia akan semakin besar. (fan)

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT