News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Menang dari Myanmar, Suporter Vietnam Malah Menyalahkan Indonesia, Sampai Ungkap Kata-kata Nyelekit

Suporter Vietnam meluapkan rasa kesalnya kepada Indonesia setelah gagal raih kemenangan pada pertandingan Piala AFF U-19 2024 di Stadion Gelora 10 November.
Jumat, 19 Juli 2024 - 05:44 WIB
Timnas Vietnam U-19
Sumber :
  • Facebook - VFF

Jakarta, tvOnenews.com - Suporter Vietnam menyalahkan Indonesia di balik kegagalannya meraih kemenangan melawan Myanmar di Piala AFF U-19 2024.

Timnas Vietnam harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat jumpa Myanmar di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Kamis (18/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Myanmar sempat unggul lebih dulu melalui gol yang diciptakan Phyo Pyae Sone pada menit ke-59 setelah memanfaatkan tendangan penjuru.

The Golden Star Warrior akhirnya mampu membuat skor menjadi 1-1 lewat tendangan keras Hoang Quang Dung pada menit ke-69.

tvonenews

Phung Van Nam sempat menggetarkan jala gawang Myanmar pada menit ke-90+5 sehingga skor menjadi 2-1.

Akan tetapi, wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena sudah terlebih dulu terjebak dalam posisi offside.

Keputusan wasit tersebut sempat membuat ofisial dan para pemain kecewa hingga melakukan protes keras.

Wasit tetap teguh terhadap keputusannya, sehingga pertandingan harus berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

Vietnam Vs Myanmar
Vietnam Vs Myanmar. Foto: Facebook - VFF.

Hasil imbang ini membuat Vietnam dan Myanmar berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan mengoleksi satu poin.

Sementara di peringkat pertama bertengger Australia, yang pada pertandingan lainnya meremukan Laos dengan skor 6-0.

Kegagalan Vietnam dalam meraih poin penuh membuat suporternya kesal hingga melampiaskannya di media sosial.

Bukan kepada tim pelatih atau pemain, suporter Vietnam justru menyalahkan Indonesia yang dianggap tidak becus sebagai tuan rumah.

Terutama soal penerangan Stadion Gelora 10 November yang dianggap tidak maksimal sehingga terlihat cukup gelap.

"Cahaya yang mengerikan! Pemain yang buruk! Pertandingan yang mengerikan! Tapi penggemar Indo menyukainya Mereka menjatuhkan ikon haha banyak Bahkan melalui kualitas lampu stadion mereka buruk," tulis akun Facebook, Trung Vũ di fanpage ASEAN FOOTBALL, dikutip Jumat (19/7/2024).

"Indonesia negara yg paling kotor di Asia Tenggara percayalah jika Indonesia seperti ini kamu tidak akan bisa lolos dari Asia Tenggara," tulis akun Facebook Tu Bi di fanpage ASEAN FOOTBALL, dikutip Jumat (19/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia hemat listrik menyelamatkan bumi! ," tulis akun Facebook Ngoc Han Le di fanpage ASEAN FOOTBALL, dikutip Jumat (19/7/2024).

"Wasit indonesia ?? gak punya uang buat pemeriksaan mata. Stadion ga bisa bayar tagihan listrik," tulis akun Facebook Đình Thành, di fanpage ASEAN FOOTBALL, dikutip Jumat (19/7/2024).

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT