GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Super Mario, Sang Pahlawan Piala Dunia 2014 Pilih Kembali ke Jerman

Setelah merantau sebentar dengan menyeberang ke Liga Belanda, pahlawan Piala Dunia 2014 pulang ke Jerman. Mario Goetze bergabung klub baru lagi di Bundesliga.
Rabu, 22 Juni 2022 - 17:34 WIB
Mario Goetze kembali ke Liga Jerman dengan bergabung Eintracht Frankfurt.
Sumber :
  • instagram @mariogotze

Frankfurt, Jerman – Setelah merantau sebentar dengan menyeberang ke Liga Belanda, pahlawan Piala Dunia 2014 pulang ke Jerman. Mario Goetze bergabung klub baru lagi di Bundesliga.

13 Juli 2014 adalah hari yang tidak akan terlupakan oleh Mario Goetze. Lebih dari 74 ribu penonton memadati Stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil. Jutaan lain berupa penonton televisi yang menantikan siapakah akan menjadi juara Piala Dunia 2014, Argentina ataukah Jerman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Argentina datang dengan Lionel Messi dan berharap bisa menjadi juara di Negeri Samba, sebuah kesempurnaan pesta impian. Jerman, yang begitu perkasa kala menjungkalkan Brasil pada semifinal, nampak kesulitan menggoyang gawang Tim Tango pada laga final sebelum Mario Goetze masuk.

Mario Goetze, yang masih berusia 22 tahun dan sedang menjadi perbincangan hangat di Bundesliga, masuk pada menit 87, menggantikan penyerang kawakan, Miroslav Klose. Namun Goetze tidak punya cukup waktu untuk beraksi pada waktu normal.

Kaki-kakinya baru mulai panas pada babak perpanjangan waktu. Mario Goetze membuat kaki-kaki lelah para bek Argentina makin kepayahan. Pada menit 112, ia menyelinap dan merobek gawang Sergio Romero dengan tendangan kaki kirinya.

Stadion bergetar menyambut gol Mario Goetze. Publik Brasil pun tak kalah sumringah dengan fans Jerman. Gol pemain baru Bayern Muenchen membatalkan pesta Argentina di Maracana sekaligus menegaskan status pahlawan bagi negaranya di Piala Dunia 2014.

Namun setelah momen di Piala Dunia 2014, kariernya tak berkembang. Ia tak pernah benar-benar menjadi pilihan utama di Bayern Muenchen, padahal the Bavarian nekat berseteru dengan Dortmund demi bakat hebat Mario Goetze. Ia pun akhir kembali ke Signal Iduna Park pada musim 2016-2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi pulang ke Dortmund, Super Mario seperti kehilangan daya magisnya. Ini bukan Mario Goetze yang orang-orang kenal, yang telah sukses memberikan gelar juara Bundesliga kepada Borussia Dortmund pada musim 2010-2011 dan 2011-2012.

Lalu Mario nekat melompat untuk menyelamatkan kariernya. Ia pindah ke PSV Eindhoven, Belanda pada musim 2020-2021. Perlahan tapi pasti, Mario Goetze menemukan kepercayaan dirinya dan menjadi pemimpin bagi anak-anak muda PSV.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT