News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Fans Timnas Indonesia soal Video Shin Tae-yong Tampar Pemain Ulsan HD: Marselino Dkk Pasti Ngakak

Begini reaksi fans Timnas Indonesia soal video viral Shin Tae-yong menampar pemain Ulsan HD tersebar.
Selasa, 16 Desember 2025 - 10:40 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

tvOnenews.com  -Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kembali menjadi sorotan setelah media Korea Selatan merilis video lama yang memperlihatkan dirinya melakukan kontak fisik kepada pemain Ulsan HD, Jung Seung-hyun.

Tayangan tersebut memicu perdebatan luas, tidak hanya di Korea Selatan, tetapi juga di kalangan pencinta sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video yang dirilis media Korea Selatan, The JoongAng Ilbo, memperlihatkan momen Shin Tae-yong menampar Jung Seung-hyun saat masih menjabat sebagai pelatih Ulsan HD.

Pelatih Ulsan HD, Shin Tae-yong
Pelatih Ulsan HD, Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram - Ulsan HD

Rekaman itu kemudian tersebar luas dan ikut dibagikan oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya @indonesianfootball.news.

Kasus ini berawal dari pengakuan Jung Seung-hyun yang menyebut dirinya pernah menerima perlakuan fisik dari Shin Tae-yong.

Jung menilai tindakan tersebut tidak pantas, apalagi jika korban merasakannya sebagai bentuk penyerangan.

"Pelecehan seksual atau fisik tetaplah pelecehan jika korban melihatnya demikian," tegas Jung Seung-hyun, dilansir dari Sports Naver.

Ia juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan hanya dialaminya seorang diri.

Menurutnya, ada beberapa situasi lain yang terjadi di dalam tim, yang seharusnya tidak lagi dianggap wajar di era sepak bola modern.

Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) pun turun tangan dengan melakukan penyelidikan awal.

Seorang pejabat KFA menyatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan fakta-fakta terkait kasus tersebut.

"Kami belum menerima tanggapan dari Ulsan. Kami belum memulai prosedur disiplin, tetapi hanya menyelidiki fakta-fakta kasus ini," ujar pejabat KFA pada 15 Desember, dilansir dari Nate.

Menanggapi tuduhan tersebut, Shin Tae-yong memberikan klarifikasi.

Pelatih berusia 55 tahun itu mengakui adanya kontak fisik, namun membantah keras bahwa tindakannya dilakukan dengan niat menyakiti.

"Dia adalah pemain yang saya sayangi dan saya temui sampai meninggalkan Ulsan," ungkap Shin Tae-yong dilansir dari Xsportsnews.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan bahwa ekspresi tersebut muncul karena kedekatannya dengan Jung, yang ia anggap seperti murid sendiri.

Shin juga menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin melakukan tindakan kasar kepada pemain yang baru pertama kali ditemuinya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT