News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesepakbola yang Anda Kira Bukan Muslim, Ternyata Beragama Islam, Termasuk Pemain Timnas Indonesia Ini

Kehidupan pribadi para pesepak bola dunia memang selalu menarik untuk dikulik. Salah satu hal yang paling sering membuat penasaran publik adalah agama yang di-
Selasa, 7 Oktober 2025 - 13:43 WIB
Striker timnas Spanyol Ansu Fati (kanan) melakukan selebrasi gol
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kehidupan pribadi para pesepak bola dunia memang selalu menarik untuk dikulik. Salah satu hal yang paling sering membuat penasaran publik adalah agama yang dianut para bintang lapangan hijau.

Coba saja ketik nama pesepak bola terkenal di mesin pencari Google kata “agama” hampir pasti muncul sebagai salah satu rekomendasi pencarian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun karena banyak pemain memilih untuk tidak terlalu terbuka soal keyakinan mereka, publik kerap salah menilai.

Beberapa pemain yang dikira non-Muslim, ternyata beragama Islam bahkan ada yang merupakan pemain Timnas Indonesia. Siapa saja mereka?

1. William Saliba (Arsenal / Timnas Prancis)

Foto: AP Photo/Armando Franca

Bek tangguh Arsenal ini juga sering dikira non-Muslim. Padahal, Saliba lahir di keluarga asal Kamerun yang mayoritas beragama Islam.

Meski membela Timnas Prancis, negara yang sering bersikap negatif terhadap umat Islam. Saliba tetap teguh memegang keyakinannya. Ia bahkan pernah tertangkap kamera sedang melaksanakan salat Tarawih di masjid kawasan London saat Ramadan.

Bagi Saliba, Islam adalah sumber kekuatan yang membimbingnya tetap tenang di tengah padatnya jadwal kompetisi.

2.  Ansu Fati (Brighton / Barcelona)

Ansu Fati di Barcelona
Ansu Fati di Barcelona
Sumber :
  • FC Barcelona

 

Pemain muda asal Guinea-Bissau ini sempat digadang-gadang menjadi penerus Lionel Messi di Barcelona. Meski sering cedera, Fati tetap menunjukkan keteguhan iman.

Tumbuh di keluarga Muslim, Fati merasa bangga menjadi bagian dari umat Islam. Ia menyebut Islam membuatnya lebih rendah hati, sabar, dan tenang menghadapi segala ujian kariernya.

3. Miralem Pjanić (Sharjah FC / Bosnia-Herzegovina)

Gelandang Miralem Pjanic saat bermain untuk Barcelona
Gelandang Miralem Pjanic saat bermain untuk Barcelona
Sumber :
  • Antara

 

Gelandang elegan yang pernah membela AS Roma dan Juventus ini juga berasal dari keluarga Muslim Bosnia.

Meskipun kini kariernya meredup, Pjanić tetap memegang teguh nilai Islam. Ia kini bermain di Uni Emirat Arab, negara dengan mayoritas Muslim, yang membuatnya merasa lebih dekat dengan komunitas dan budaya Islam.

4. Edin Džeko (Fenerbahçe / Bosnia-Herzegovina)

Edin Dzeko
Edin Dzeko
Sumber :
  • Instagram/Edin Dzeko

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Tak banyak yang tahu bahwa penyerang veteran ini juga seorang Muslim.
Lahir di keluarga Islam Bosnia, Džeko justru terbuka mengenai agamanya. Ia sering membagikan kegiatan keagamaan dan ucapan selamat pada hari besar Islam di media sosial.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT