News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSG Dilema: Pilih Lepas Navas atau Donnarumma

Pelatih Paris Saint-Germain mengisyaratkan, timnya harus memilih satu dari dua kiper utama pada musim depan, 2022-2023. Mauricio Pochettino menyatakan, PSG mesti melepas Keylor Navas atau Gianluigi Donnarumma.
Jumat, 22 April 2022 - 00:41 WIB
PSG harus memilih antara Keylor Navas atau Gianluigi Donnarumma
Sumber :
  • instagram @psg

Paris, Prancis – Pelatih Paris Saint-Germain mengisyaratkan, timnya harus memilih satu dari dua kiper utama pada musim depan, 2022-2023. Mauricio Pochettino menyatakan, PSG mesti melepas Keylor Navas atau Gianluigi Donnarumma.

Paris Saint-Germain beruntung memiliki dua kiper hebat yang berpredikat penjaga gawang nomor 1 di masing-masing negara, yakni Keylor Navas (Kosta Rika) dan Gianluigi Donnarumma (Italia). Namun PSG hanya bisa memainkan satu orang dan mencadangkan yang lain. Bahkan agar bisa memanfaatkan bakat kedua kiper, pelatih PSG, Mauricio Pochettino memutuskan untuk melakukan rotasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara bergantian, dan kerap kali dengan sistem saling selang-seling, Donnarumma dan Navas bergiliran menjaga gawang klub terkaya di Prancis. Sepanjang musim 2021/2022, Gigio Donnarumma telah tampil sebanyak 22 laga di semua kompetisi. Key Navas memiliki satu laga lebih banyak.

Namun untuk keperluan musim depan, Pochettino sudah memastikan tak akan melakukan rotasi di sektor penjaga gawang. "Kohabitasi antara mereka sejauh ini berjalan lancar, namun di masa depan, pastinya akan berbeda," tutur Pochettino.

Sang pelatih asal Argentina memilih istilah kohabitasi untuk menggabarkan hubungan dua kiper hebatnya yang terpaksa bersaing di satu klub. "Sudah jelas keduanya ingin bermain sesering mungkin daripada kesempatan yang tersedia saat ini. Tak ada klub lain yang mengalami keadaan seperti ini, dengan dua kiper seperti Keylor dan Gigio."

Secara tak langsung, pelatih asal Argentina menyatakan siap mengorbankan seorang dari dua kiper andalannya pada akhir musim 2021-2022. Namun Pochettino belum memastikan siapa yang akan terbuang dari Stadion Parc de Princes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keylor Navas bergabung PSG pada 2019. Kiper yang kini berusia 35 tahun dating di Paris setelah tersisih dari Real Madrid, yang saat itu mendatangkan Thibaut Courtois dari Chelsea. Namun penampilan Navas bersama PSG cukup konsisten. Ia bahkan meraih penghargaan kiper terbaik Ligue 1 musim 2020/2021.

Namun tantangan datang ketika PSG merekrut kiper terbaik Piala Eropa 2021, Gianluigi Donnarumma yang baru menjadi bagian dari Les Parisiens pada musim 2021/2022 ini. PSG tak membuang kesempatan untuk memboyong Gigio Donna secara gratis setelah sang kiper muda enggan memperpanjang kontraknya dengan AC Milan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT