GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenang Kisah Luar Biasa Henky Timisela, Wonder Boy Timnas Indonesia dan Persib Bandung Era 1960-an yang Tutup Usia

Henky Timisela, legenda Timnas Indonesia dan Persib Bandung era 1960-an tutup usia. Simak kisah hidupnya yang penuh prestasi dan inspirasi.
Minggu, 28 September 2025 - 15:20 WIB
Hengky Timisela
Sumber :
  • Instagram @erickthohir

tvOnenews.com - Sepak bola Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Henky Timisela, penyerang legendaris yang pernah menggetarkan Asia, meninggal dunia di Jakarta pada Jumat (26/9/2025) dalam usia 87 tahun.

Jenazahnya disemayamkan di Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) Gibeon, Pesanggrahan, sebelum akhirnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Sabtu siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Henky bukan sekadar pesepak bola biasa. Ia adalah simbol keberanian, dedikasi, dan pilihan hidup yang berbeda dari kebanyakan bintang lapangan hijau pada zamannya. 

Gol-golnya, kepemimpinannya, dan keputusan besar yang ia ambil menjadikannya sosok yang tak terlupakan.

Awal Karier: Dari Surabaya ke Persib Bandung

Henky lahir di Surabaya pada 22 November 1937.

Perjalanannya di dunia sepak bola dimulai saat bergabung dengan Persib Bandung pada 1957.

Lima tahun berseragam Maung Bandung membuahkan hasil manis, salah satunya gelar juara Perserikatan tahun 1961. 

Di sanalah bakat alaminya sebagai striker tajam mulai dikenal luas.

Debut Menggebrak Bersama Timnas Indonesia

Nama Henky benar-benar melejit ketika mengenakan seragam Timnas Indonesia. Pada 11 Februari 1959, dalam laga uji coba melawan Jerman Timur di Stadion Ikada, Jakarta, ia langsung mencetak dua gol pada partai debutnya. 

Pertandingan itu berakhir imbang 2-2, dan sejak saat itu publik menjulukinya sebagai Wonder Boy.

Dari total 63 penampilannya bersama tim nasional, Henky sukses mengoleksi 55 gol. Catatan itu menempatkannya sejajar dengan predator kotak penalti kelas dunia di era tersebut.

Era 1960-an menjadi masa emas Henky bersama Garuda.

Ia ikut mengantarkan Indonesia meraih gelar Turnamen Merdeka di Malaysia dua kali berturut-turut, pada 1961 dan 1962.

Bahkan pada edisi 1962, ia dipercaya menjadi kapten sekaligus mencetak gol penting di laga final melawan Pakistan.

Pilihan Tak Biasa: Gantung Sepatu di Puncak Karier

Berbeda dari banyak pemain yang pensiun karena faktor usia atau cedera, Henky memilih berhenti justru ketika sedang berada di puncak popularitas.

Alasannya sederhana namun mendalam: ia ingin melanjutkan pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia melanjutkan studi ke Jepang, kemudian bekerja di Hotel Okura Tokyo hingga awal 1970-an.

Keputusan itu sempat mengejutkan banyak orang, tetapi justru membentuk jalan baru dalam hidupnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Sabtu, 14 Februari 2026
logo PSM Makassar
PSM
15:30
DWU
logo Dewa United
logo Persebaya Surabaya
PBY
19:00
BFC
logo Bhayangkara FC
Minggu, 15 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
SPG
logo Semen Padang
logo Bali United
BUF
19:00
PSJ
logo Persija
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT