News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buat Pernyataan Kontroversial di Podcast Deddy Corbuzier, tvOne Bakal Somasi Greg Nwokolo

Stasiun televisi tvOne bakal mengajukan somasi terhadap mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo, terkait pernyataannya dalam salah satu acara podcast.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 30 Maret 2025 - 14:19 WIB
Mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Podsea

Jakarta, tvOnenews.com - Stasiun televisi tvOne bakal mengajukan somasi terhadap mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo, terkait pernyataannya dalam salah satu acara podcast.

Dalam statement di acara yang dipandu Deddy Corbuzier tersebut, Greg menuding tvOne memiliki agenda tertentu karena sering mengundang Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel sebagai narasumber. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ia juga menyebut bahwa honor yang diberikan kepada narasumber dalam program tvOne berada di bawah Rp500 ribu.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Redaksi tvOne, Lalu Mara Satriawangsa, membantah klaim yang disampaikan Greg dalam podcast itu.

"Pernyataan Greg tidak berdasar. Memang benar Greg pernah menjadi pemain saya ketika saya menangani Pelita Jaya, tetapi apa yang ia sampaikan dalam podcast Deddy Corbuzier adalah keliru," ujar Lalu Mara.

Perihal kehadiran Bung Towel yang sering diundang sebagai narasumber dalam program tvOne, dirinya menjelaskan bahwa hal tersebut didasarkan pada perspektif yang dimiliki Bung Towel mengenai Tim Nasional Indonesia.

Namun, ia menegaskan bahwa tvOne juga menghadirkan narasumber lain yang memiliki pandangan berbeda, seperti Effendi, Pangeran Siahaan, dan Rico Ceper, demi menjaga keseimbangan pemberitaan.

"Kami selalu menghadirkan narasumber secara berimbang, baik itu Bung Towel maupun Greg. Tidak ada satu narasumber yang tampil sendirian,”

“Kami memang sering mengundang Bung Towel karena ia memiliki sudut pandang yang berbeda, tetapi kami juga menghadirkan lawan diskusinya, seperti Pangeran Siahaan," jelas Lalu Mara.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa honor yang diberikan kepada narasumber tvOne tidak seperti yang diklaim oleh Greg.

"Greg juga pernah kami undang, dan honor yang diberikan kepada seluruh narasumber berada di atas Rp500 ribu, bukan di bawahnya," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu Mara menyatakan bahwa pernyataan Greg di podcast tersebut merupakan fitnah terhadap tvOne. Oleh karena itu, pihaknya akan mengambil langkah hukum berupa somasi terhadap Greg Nwokolo.

"Kami akan menempuh jalur hukum dengan melayangkan somasi. Sebagai televisi berita, kami selalu menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, termasuk prinsip keseimbangan dalam pemberitaan. Jika Greg tidak mencabut pernyataannya, kami akan melanjutkan langkah hukum ini," tegasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
background

Pekan ke-20

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT