News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Malaysia Safee Sali Blak-blakan Jujur Tak Malu Bilang Kalau Negaranya Tak Sehebat Timnas Indonesia: Garuda itu...

Legenda Malaysia Safee Sali berani jujur dan tak malu mengakui jika negaranya tak sehebat Timnas Indonesia. Menurutnya Harimau Malaya harus melakukan evaluasi
Rabu, 21 Agustus 2024 - 17:20 WIB
Legenda Malaysia Safee Sali Blak-blakan Jujur Tak Malu Bilang Kalau Negaranya Tak Sehebat Timnas Indonesia: Garuda itu...
Sumber :
  • PSSI / Instagram supersafee_10

tvOnenews.com - Safee Sali, legenda sepak bola Malaysia, secara terbuka mengakui kehebatan Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia telah menunjukkan peningkatan yang signifikan, sebuah fakta yang diakui oleh banyak pihak, termasuk Safee Sali sendiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Safee Sali ini menimbulkan kontroversi di kalangan penggemar sepak bola Malaysia, karena dianggap terlalu memuji rival utama mereka di Asia Tenggara.

Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan, memainkan peran kunci dalam kebangkitan Timnas Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia berhasil mencapai beberapa prestasi penting, termasuk lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

Prestasi ini menjadi bukti nyata dari dedikasi dan strategi jitu Shin Tae-yong dalam membangun kembali kekuatan Timnas Indonesia.

Selain itu, peringkat FIFA Timnas Indonesia juga mengalami peningkatan yang signifikan. 

Saat ini, skuad Garuda berada di urutan ke-133 dengan 1108,73 poin, sebuah lonjakan yang menunjukkan perkembangan positif tim ini. 

Kesuksesan ini tentu saja tidak terlepas dari berbagai langkah strategis yang diambil oleh Shin Tae-yong, termasuk penambahan pemain keturunan dan regenerasi pemain.

Pujian dari Safee Sali terhadap Timnas Indonesia tentu menjadi perhatian, terutama di Malaysia.

Di mana banyak pihak merasa bahwa pernyataan ini adalah bentuk pengakuan terhadap superioritas Indonesia di kawasan tersebut. 

Safee Sali, yang dikenal sebagai salah satu striker paling mematikan dalam sejarah sepak bola Malaysia, tidak segan-segan mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan Timnas Indonesia.

Bahkan jika itu berarti mengkritik Timnas Malaysia.

Dalam sebuah wawancara, Safee Sali menyampaikan ketidakpuasannya terhadap perkembangan Timnas Malaysia, terutama terkait dengan program naturalisasi yang dianggapnya berjalan lamban. 

"Harimau Malaya harus melakukan evaluasi apa masalahnya. Bagi saya, semenjak proyek naturalisasi diperkenalkan, ini puncak terbesar untuk pasukan negara. Timnas Malaysia harus dikoreksi lagi," ujarnya seperti dikutip dari YouTube Sudut Timnas TV.

Safee Sali juga menyoroti perlunya perubahan dalam struktur kepelatihan di Malaysia, mengingat kurangnya perubahan signifikan dalam performa tim nasional. 

"Dengan apa yang terjadi pada tim nasional saat ini, saya pikir kami membutuhkan staf pelatih baru. Kita harus melihat ke luar karena kita sudah terlalu lama berada di dalam," kata Safee Sali dilansir dari Kanal Youtube ABS Multimedia. 

Ia juga membandingkan situasi Timnas Malaysia dengan negara-negara tetangga seperti Vietnam, Indonesia, dan Thailand yang telah berhasil melakukan perombakan signifikan. 

"Lihat bagaimana Vietnam, Indonesia, Thailand, berhasil melakukan perombakan yang luar biasa. Kalau kita masih berharap pada penduduk setempat, maka kita masih akan terjebak dalam waktu yang lama," tambahnya.

Namun, pernyataan ini tidak diterima dengan baik oleh sebagian penggemar sepak bola Malaysia, yang menganggap bahwa Safee Sali seharusnya lebih mendukung tim nasionalnya sendiri daripada memuji negara lain. 

Kontroversi ini semakin memanas ketika beberapa penggemar menyebut Safee Sali sebagai "pengkhianat" karena berani mengkritik Timnas Malaysia sambil mengagumi Timnas Indonesia. 

Meskipun demikian, Safee tetap teguh dengan pendapatnya, dan menyatakan bahwa kritiknya ditujukan untuk kebaikan sepak bola Malaysia di masa depan.

Safee Sali sendiri memiliki karir yang gemilang sebagai striker di Timnas Malaysia. 

Lahir pada 29 Januari 1984, Safee menjadi salah satu pemain paling ikonik di negara tersebut. Ia terkenal karena ketajamannya di depan gawang dan kontribusinya dalam berbagai turnamen internasional.

Termasuk Piala AFF 2010 di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak dan membantu Malaysia meraih gelar juara untuk pertama kalinya. 

Safee Sali juga pernah bermain di luar negeri, termasuk di Indonesia dengan membela Pelita Jaya dan Arema FC, yang semakin menambah pengalamannya di level internasional.

Sebagai seorang legenda sepak bola, Safee Sali memiliki pandangan yang luas tentang perkembangan sepak bola di Asia Tenggara. 

Pengalamannya bermain di berbagai liga dan turnamen internasional memberinya perspektif unik, yang ia gunakan untuk mengkritik dan memberikan saran demi kemajuan sepak bola di negaranya. 

Meskipun kritiknya terhadap Timnas Malaysia menuai kontroversi, tidak dapat disangkal bahwa Safee Sali memiliki niat untuk melihat sepak bola Malaysia berkembang lebih baik di masa depan.

Pada akhirnya, pengakuan Safee Sali terhadap kehebatan Timnas Indonesia merupakan refleksi dari realitas di lapangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia, di bawah arahan Shin Tae-yong, telah berhasil menunjukkan kualitas yang lebih baik, sebuah fakta yang diakui oleh Safee dan banyak pihak lainnya. 

Meskipun demikian, harapan tetap ada bahwa Timnas Malaysia akan dapat kembali ke jalur kemenangan dan menunjukkan performa yang lebih baik di masa mendatang. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT