News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Blak-blakan Ungkap Suara Hatinya, Jelang Laga Timnas Indonesia U-23 Lawan Korea Selatan, STY: Saya Sudah Tahu Betul Kekuatan Korsel! 

Shin Tae-yong blak-blakan ungkap suara hatinya soal Timnas Indonesia U-23. Berbekal pengalaman melatih Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 silam STY bilan jika
Kamis, 25 April 2024 - 23:14 WIB
Shin Tae-yong Blak-blakan Ungkap Suara Hatinya, Jelang Laga Timnas Indonesia U-23 Lawan Korea Selatan, STY: Saya Sudah Tahu Betul Kekuatan Korsel!
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Pelatih asal Korea Selatan blak-blakan dengan jujur ungkap suara hatinya jelang laga Timnas Indonesia U-23 kontra Korea Selatan.

Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Korea Selatan U-23 dalam laga perempat final Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Kamis (25/4/2024) pada pukul 00.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shin Tae-yong terlihat cukup tenang dan santai jelang laga hadapi Korea Selatan karena sudah pernah melatih timnas negeri ginseng tersebut pada ajang Piala Dunia 2018 lalu.

Pasalnya, STY pun mengungkapkan jika sudah tahu betul seperti apa kekuatan Korea Selatan. 

"Saya lebih tenang dan kami punya persiapan lebih banyak satu hari. Saya sudah tahu betul kekuatan Korsel seperti apa,” kata Shin Tae-yong.

Pelatih berusia 54 tahun tersebut juga tidak menganggap laga ini sebagai ajang pembuktian karena sebelumnya pernah didepak dari kursi kepelatihan Korsel usai Piala Dunia 2018 lalu.

“Saya tidak jadikan ajang pembuktian sebagai motivasi. Saya tidak pernah menyesali itu, ketika saya ditugaskan, maka saya akan bekerja keras untuk menyelesaikannya,” ujar STY.

Kendati demikian, Shin Tae-yong mengakui jika agak ini sepertinya akan sedikit lebih sulit. Pasalnya dia baru pertama kali bertanding melawan negara sendiri.

"Tentu saja ini pertama kali saya melawan negara sendiri, dan jujur ini sangat sulit," ucap Shin Tae-yong.

Tak hanya itu saja, Shin Tae-yong juga mengungkapkan jika dirinya terbiasa menyanyikan lagu kebangsaan bersama para pemain Korea Selatan.

Namun kali ini berbeda, pasalnya dia harus melawan tim nasional dari negaranya sendiri.

Para pemain Timnas Indonesia U-23. Source: tim tvOnenews

"Tapi, jika saya dulu tidak bertanggung jawab melatih Korsel mungkin ini akan tidak begitu sulit. Kalian tahu saya melatih tim Korsel U-20, U-23, hingga senior," ujar STY.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya terbiasa menyanyikan lagu kebangsaan dengan para pemain Korsel dan besok saya harus melawan mereka, jadi ini benar-benar sulit," imbuhnya.

STY juga sempat mengaku jika dia ingin Korea Selatan tidak bertemu Indonesia lebih awal. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT