News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Santap Malam Dengan Suryopratomo, Dubes RI di Singapura

Singapura sudah tampak menunjukkan geliat pemulihan pasca pandemi. Meski angka penularan kasus positif Covid-19 per 30 Mei memang masih 2389 kasus dan rerata harian 3703 selama sepekan.
Jumat, 3 Juni 2022 - 18:48 WIB
Dubes RI untuk Singapura Suryopratomo bertemu Pemimpin Redaksi media di Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

Wartawan senior mantan Pemred Harian Kompas itu menempati posnya sejak 20 bulan lalu, persis di masa puncak pandemi Covid-19, tahun 2020 yang merenggut banyak jiwa di seluruh dunia. Tommy, begitu panggilan akrabnya, waktu masuk Singapura menjalani isolasi dua minggu. 

Praktis, baru awal tahun ini  Tommy mulai bergiat secara normal.  Begitu "normal" kesibukannya pun luar biasa. Termasuk melayani tamu khususnya para pejabat dari Tanah Air yang sedang berada di Singapura. Berdinas maupun sekedar mampir berlibur. Belum lagi menangani WNI yang bermasalah di sana. Semalam sewaktu mengajak kami tur di kompleks KBRI, Tommy menunjuk tempat penampungan WNI yang kena masalah itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang yang ditampung tinggal 30 orang. Sebelum ini jumlahnya pernah mencapai 500 orang," ungkapnya. 

Tommy bercerita juga selama pandemi dia mengerjakan renovasi bangunan masjid KBRI, Masjid Istiqomah. Ruang Imigrasi, dan beberapa bangunan lainnya pun "didandani" supaya lebih nyaman. Banyak bangunan sudah keropod di Komplek KBRI di atas tanah seluas 3 Ha. Memang masih kebanyakan bangunan tahun 1985. 

Bertemu Sandiaga Uno
Negara pulau ini selain posisinya strategis, memerupakan pusat perbelanjaan dunia yang pesonanya luar biasa sejak lama. Di masa normal, jumlah penerbangan Jakarta-Singapura bisa mencapai 100 perhari dari berbagai maskapai penerbangan, dan juga penerbangan dari daerah yang langsung ke Singapura. 

Pejabat negara yang tidak punya keperluan  di negeri pulau itu sering  mampir menginap satu dua malam sepulang lawatan di luar negeri.  Seperti  hari itu  di Singapura, Menkominfo Johny G Plate dan Menko Ekuin Airlangga Hartarto dan Staf Ahlinya Ipang Wahid juga baru tiba dari lawatan di Davos, Swiss.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno bersama stafnya, Yuga Aden semalam bergabung dalam jamuan di KBRI. 

Ikut  menemani menemani jamuan, sehingga amat berkesan adalah Fatisha Zutafika Rachman, 8 tahun, salah satu dari empat cucu Tommy. Tisya yang ikut Tommy adalah pelajar kelas 2 SD di Sekolah Indonesia Singapura. Ia tampak terjaga "mengawal " kakeknya hingga larut malam. Ikut  melepas tamu-tamu, dan terakhir kakeknya yang mengantarkan kami kembali ke hotel. " Iya Tisya memang tidur sekamar dengan kami," kata Tommy.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT