News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puasa Sepuluh Hari Kedua

Kini ketika diminta Tuhan mendaki lebih tinggi dan lebih sulit di sepuluh hari yang kedua, kita bertemu ciri kemanusiaan yang lain: insan yang mudah lupa.
Selasa, 11 Maret 2025 - 20:48 WIB
Pojok KC - Puasa Sepuluh Hari Kedua
Sumber :
  • tim tvonenews

BAGI pendaki spiritual yang tak ingin segera kehilangan momentum agungnya, hari hari di awal Ramadhan ini begitu cepat berlalu. Semua seakan sekelebat saja. Persis ketika kita mengedipkan mata, tiba-tiba kini kita memasuki sepuluh hari yang kedua di bulan puasa 2025. 

Apa yang bisa kita dapatkan dari perjalanan rohani sepuluh hari yang pertama? Agaknya kita insaf, manusia, seperti pada asal penciptaannya adalah mahluk Tuhan yang selalu berorientasi pada kebaikan. Pada mulanya setiap manusia adalah baik dan punya kecenderungan pada kebaikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun boleh berganti, zaman boleh berubah, raja dan pemimpin silih berganti, tapi kehanifan manusia selalu ajeg. Selalu ada sifat yang dititipkan Tuhan pada kita, sifat manusia yang selalu merindukan kebenaran. Jiwanya merasa tenang, hatinya tentram ketika mendapatkan kebenaran.

Lihat saja betapa semaraknya orang orang menyambut Ramadhan. Sepekan sebelum bulan agung ini tiba, sekolah sekolah mengadakan pawai, tarhib menyambut bulan yang suci ini. Mereka membuat spanduk "Ahlan Wa Sahlan ya Ramadhan 2025" dan banyak poster lain, lalu bersama sama membawanya keliling wilayahnya masing-masing. 

Ilustrasi - shalat tarawih
Ilustrasi - shalat tarawih
Sumber :
  • ANTARA

 

Pusat belanja mulai menghias toko tokonya dengan hiasan bernuansa Ramadhan, ada bulan dan bintang, pohon-pohon palem atau gambar gambar masjid yang indah. Tak ketinggalan lagu lagu religi dari Opick atau Bimbo diperdengarkan. 

"Ada anak bertanya pada Bapaknya buat apa berlapar lapar puasa...." Salah satu lagu Bimbo yang selalu saya dengar di pusat pusat belanja saat jelang bulan puasa tiba dari pusat pusat belanja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, semua orang asyik masyuk di depan televisi, menunggu pengumuman pemerintah soal awal Ramadhan. Tentu sambil sudah mengenakan baju koko dan peci seakan tak sabar ingin segera berlari ke masjid yang juga biasanya sudah bersiap menyambut jamaah dengan sukacita. Lantai sudah dipel, dindingnya dicat, karpetnya disemprot wewangian. Demikian di hadapan kemanusiaan yang hakiki, semua seperti rindu Ramadhan.

Kini ketika diminta Tuhan mendaki lebih tinggi dan lebih sulit di sepuluh hari yang kedua, kita bertemu ciri kemanusiaan yang lain: insan yang mudah lupa. Kini zamak kita lihat masjid masjid kini mengalami “kemajuan”. Syaf, barisan shalat yang pada awal awal puasa luber hingga ke halaman, semakin hari semakin maju ke depan. Kini setengah masjid saja sudah cukup untuk menampung jamaah. Dan kesibukan kita teralihkan kembali untuk hal-hal jangka pendek, sesuatu yang sebentar dan sementara. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral