Mengenal Tokyo Marathon 2023, Salah Satu Lomba Lari World Marathon Majors
- IdeaRun
Akan tetapi, cuaca bersahabat dan tidak turun hujan sama sekali. Suhu pagi sebelum start naik turun antara 3 hingga 8 derajat Celsius.
Peserta melindungi diri mereka dari dingin cuaca dan angin dengan jaket. Banyak di antaranya yang mengenakan jas hujan plastik meski sebelumnya Panitia telah melarang peserta meninggalkan jas hujan atau jaket di line up start.
Namun, siapa bisa melawan suhu dingin sejak open gate pukul 7 pagi hingga start pukul 9:10 tanpa bantuan jaket dan jas hujan darurat?
Start dilakukan tepat pukul 09.10 waktu setempat. Suasana meriah telah dibangun sejak awal, ketika paduan suara pelajar sekolah dasar membuka acara dengan sejumlah lagu-lagu penuh semangat.
Pelari elite yang sebelumnya mendapat kesempatan shake out run di area khusus di salah satu lajur jalan di depan titik start, serentak masuk area start.
Mereka melintas gate dan berdiri pada garis area paling depan yang ditandai koral khusus. Petugas penanda waktu start lalu bolak-balik lewat di depan gate, dengan membawa signage waktu menuju start, dimulai dari signage 1,5 menit, dan ditutup dengan signage 30 detik menuju guntime dibunyikan.
Ketika akhirnya guntime ditembakkan, pelari pun lepas start dengan sangat gegap gempita. Aneka smoke gun dan giant confetti berwarna putih dengan bentuk hati, turut melepas keberangkatan pelari.
Bentuk ini melambangkan ketulusan yang murni. Total dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melepas seluruh pelari melewati garis start.
Tokyo Marathon 2023 bukanlah WMM pertama sejak pandemi mereda. Sebelumnya telah dieksekusi London Marathon dan New York City Marathon.
Akan tetapi, Tokyo Marathon kali ini mencatat prestasi istimewa dibandingkan WMM lain tersebut, sebab masuk dalam catatan Guinnes Book of Record sebagai WMM dengan peserta peraih Six Stars Finisher terbanyak, melebihi 3000 pelari.
Dengan demikian menggenapi jumlah pemegang medali Six Stars menjadi 11.000. Six Start Finisher diberikan kepada mereka yang telah menggenapi larinya pada seluruh WMM.
Kegembiraan Tokyo Marathon masih menyisakan eforia tentunya. Kegembiraannya juga melekat kuat bagi pelari Indonesia yang hadir paling banyak dibandingkan kedua WMM sebelumnya.
Load more