News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP Menduga Ide 8 Parpol Bentuk Koalisi Pilpres Hanya Manuver Politik untuk Pengaruhi MK

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira menduga ide delapan partai politik (parpol) membentuk koalisi Pilpres 2024 merupakan bentuk manuver politik
Kamis, 26 Januari 2023 - 23:18 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira menduga ide delapan partai politik (parpol) membentuk koalisi Pilpres 2024 merupakan bentuk manuver politik untuk mempengaruhi Mahkamah Konstitusi (MK).

Diketahui, usulan delapan parpol pendukung pemilu terbuka membentuk koalisi Pilpres itu muncul dari Ketua Harian DPP Partai Gerindra Dasco.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejarah politik kepartaian di republik ini menunjukan tidak pernah ada koalisi, apalagi koalisi permanen,” kata dia saat dihubungi, Kamis (26/1/2023).

“Kalau itu berkaitan dengan sidang di MK soal proporsional terbuka/tertutup, lebih tepatnya kita sebut sebagai manuver politik untuk mempengaruhi MK. Apakah MK akan tepengaruh? Kita lihat saja nanti,” tambah Andreas.

Andreas mengingatkan agar delapan parpol yang menolak sistem pemilu proporsional tertutup jangan latah sampai berencana membentuk koalisi Pilpres.

“Sebaiknya jangan ‘latah’ menggunakan istilah yang kemudian menyesatkan,” tegasnya.

Dia meyakini koalisi Pilpres delapan parpol hanya sebatas usulan. Sebab menurut Andreas, koalisi parpol pendukung pemilu terbuka akan bubar setelah MK memutuskan hasil judicial review undang-undang Pemilu.

“Tetapi percayalah, setelah keputusan MK pasti yang dimaksud ‘koalisi’ akan bubar, karena setelah itu kepentingan parpol-parpol sudah berbeda lagi,” ucapnya.

Diketahui, MK menggelar sidang perkara judicial review undang-undang Pemilu pada 26 Januari hari ini. Agenda itu mendengarkan pendapat DPR, pemerintah, sampai KPU

PDIP merupakan salah satu pihak yang mengajukan gugatan agar sistem pemilu terbuka diubah menjadi tertutup.

Sedangkan, parpol di Senayan yang menolak pemilu tertutup antara lain Golkar, Gerindra, NasDem, Demokrat, PPP, PAN, PKS, dan PKB.

PDIP Tak Diajak Koalisi

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Dasco mengatakan ada usulan delapan partai politik di DPR membentuk koalisi untuk Pilpres 2024.

Dia menjelaskan delapan partai itu merupakan partai yang tergabung dalam koalisi menolak sistem pemilu proporsional tertutup. Artinya, PDIP tidak termasuk dalam koalisi itu.

“Ya tadi kan disampaikan bahwa ini kan masalah berkaitan dengan proporsional terbuka dan tertutup kan,” jelas Dasco di Sekber Gerindra-PKB, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2023).

“Ada 8 partai yang menginginkan proporsional terbuka. Lalu kemudian ada ide tadi, bagaimana kalau 8 ini membentuk suatu koalisi permanen bersama di dalam menghadapi Pileg dan Pilpres,” sambung dia.

Menurutnya, ide membentuk koalisi delapan partai itu sah untuk dilakukan. Dia bahkan berharap koalisi itu dapat terbentuk.

“Lah itu menurut saya kan sah-sah saja, sepanjang dari 8 partai ini kan mau semua kan begitu. Dan kita berdoa, mudah-mudahan,” tutur dia.

Adapun delapan parpol itu di antaranya Gerindra, PKB, NasDem, Golkar, Demokrat, PAN, PKS, dan PPP.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebut Koalisi Indonesia Raya (KIR) kemungkinan akan berjumlah menjadi delapan partai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu dia ungkapkan langsung saat Partai NasDem berkunjung ke Sekretariat Bersama Gerindra-PKB.

“PKB bersama Gerindra bersama juga NasDem insya Allah dengan sejumlah partai nantinya. Kata Pak Dasco [Gerindra] ada 8, saya enggak tahu ada 8 siapa saja,” kata Jazilul di Sekber Gerindra-PKB, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2023). (saa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral