News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hore, Siswa SD dan SMP Dapat Bantuan Seragam Untuk Sekolah

Siswa SD dan SMP mendapat bantuan seragam dan uang tunai 300 ribu rupiah
Kamis, 7 Oktober 2021 - 18:52 WIB
Pemkot Madiun bagikan seragam ke siswa SD dan SMP
Sumber :
  • tim tvone - erfan

Madiun, Jawa Timur - Sebanyak 6 ribu lebih siswa SD dan SMP di Kota Madiun, mendapat bantuan paket bahan seragam sekolah gratis dari Pemkot setempat. Tak hanya seragam sekolah, para siswa juga mendapat uang tunai 300 ribu rupiah, untuk membayar ongkos jasa ke tukang jahitnya. Agar tidak terjadi kerumunan, proses pembagian dilakukan di sekolah masing-masing, dibagi menjadi beberapa kelompok siswa. Di SMPN 4 Kota Madiun misalnya, pembagian bantuan dilakukan dengan protokol kesehatan, dan dipantau oleh Walikota Madiun, Maidi.

Siswapun merasa senang, apalagi banyak diantara mereka mengaku jika orang tuanya tengah mengalami kesulitan ekonomi untuk bisa membeli seragam dan perlengkapan sekolah akibat pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini dapat seragam atribut dan uang ongkos jahit, ya seneng karena dapat bantuan, meringankan orang tua,” kata Arya Satya Julian, siswa SMPN 4 Kota Madiun. 

Menurut Walikota Madiun Maidi, selain meringankan beban walimurid di tengah pandemi, tujuan pembagian bahan baku seragam sekolah ini, juga untuk menghidupkan roda perekonomian masyarakat, khususnya para penjahit. 

“Saya tidak ingin anak-anak saya kasih seragam jadi, karena kalau dikasih seragam jadi, ekonomi tidak jalan, khususnya para penjahit yang ada di kota. Pola pikir itulah yang membuat saya membagikan bahan seragam untuk siswa SD SMP di Kota Madiun, kurang lebih 6 ribu, itu kelas 1 saja, kalau 60 ribu rata-rata penjahit mendapatkan 2 ratus anak,” terang Walikota Madiun, Maidi, usai membagikan seragam.

Di Kota Madiun terdapat sekitar 26 hingga 30 penjahit. Saat pandemi, mereka kesulitan mendapatkan pekerjaan atau order karena dampak sekolah online selama 2 tahun. Diharapkan dengan mulai dibukanya kembali sekolah tatap muka dan bantuan seragam gratis ini, para penjahit bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan lagi. (Miftakhul Erfan/hen)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT