News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mafindo: dari 1.200 Hoax yang Beredar, Hampir 30% Terkait dengan Isu Politik

Kegiatan Indonesia Fact-checking Summit 2022 digelar hari ini yang diselenggarakan oleh koalisi cekfakta.com yang terdiri dari AJI, AMSI, dan Mafindo yang didukung oleh Google News Initiative
Rabu, 30 November 2022 - 13:09 WIB
Kata sambutan dari Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho.
Sumber :
  • YouTube MAFINDO

Jakarta - Indonesia Fact-checking Summit 2022 telah digelar hari ini, Rabu (30/11/2022).
Kegiatan ini merupakan kegiatan kedua yang diselenggarakan oleh koalisi cekfakta.com yang terdiri dari AJI, AMSI, dan Mafindo yang didukung oleh Google News Initiative. Adapun kolaborasi ini dilakukan dengan tujuan untuk melawan hoax di Indonesia khususnya menjelang Pemilu 2024

Kegiatan ini dibuka dengan kata sambutan dari Ketua Presidium Mafindo yaitu Septiaji Eko Nugroho. Menurut pernyataannya informasi hoax yang diterima 2020 dan 2021 telah berbeda dengan hoax yang beredar pada 2022 ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bapak dan ibu yang kami hormati kalau di tahun 2020 dan 2021 dominasi hoax Indonesia itu adalah isu kesehatan, namun di tahun 2022 ini dalam pantauan kami di Mafindo ada 1.200 hoax yang beredar dan hampir 30% itu terkait dengan isu politik,” jelas Septiaji dalam keterangannya, Rabu (30/11/2022).

Menurut penjelasan Septiaji, penyebaran isu hoax ini dapat mengganggu proses politik di Indonesia. 

“Berbagai macam haox ini bisa mengancam perhelatan akbar Pemilu 2024 karena ia bisa membenturkan masyarakat yang beragam dan juga bisa menimbulkan ketidakpercayaan atau bahkan bisa menolak hasil pemilu,” sambungnya. 

Oleh sebab itu, dalam Indonesia Fact-checking Summit 2022 ini menghadirkan lintas lembaga organisasi komunitas untuk bertemu dan merintis kolaborasi bersama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sesi pertama acara ini, akan ada beberapa pesan dari KPU, Bawaslu, AMSI, Perudem, dan Kominfo yang akan memberikan insight tentang bagaimana kolaborasi ini dilakukan. Sudah ada cukup banyak lembaga untuk membantu dan berkolaborasi bersama dalam mewujudkan tujuan ini. 

Tidak hanya itu, dari serangkaian acara ini juga terdapat sesi bagi para lansia dalam menghadapi informasi hoax. Juga sesi bagi para anak muda yang memiliki peran penting mengingat pemilu 2024 nanti akan diikuti oleh banyak pemilih pemula. Oleh karena itu, usaha untuk merangkul anak muda ini menjadi hal yang penting. (MG9/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT