News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiara, Guru Les Spesialis Pelosok Desa & Mengajar di Alam Terbuka, Yuk Kenalan

Tiara Yogiarni (28 Thn) mendedikasikan dirinya sebagai seorang guru les bagi para siswa yang tinggal jauh di pelosok desa di kawasan perbukitan Menoreh Kabupaten Kulonprogo, DIY
Kamis, 30 September 2021 - 13:08 WIB
Tiara Yogiarni (28 Thn) mendedikasikan diri sebagai guru les bagi para siswa yang tinggaldi pelosok desa (30/9/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Ari Wibowo

Kulon Progo, DIY - Dampak Pandemi covid-19 begitu dirasakan bagi dunia pendidikan di Indonesia, semua sekolah harus menerapkan sistem pembelajaran di rumah untuk mengantisipasi penularan virus.

Meski demikian, proses belajar daring ini tak selalu menjadi solusi bagi sebagian siswa dan guru,  ketersediaan akses internet dan kepemilikan gawai untuk mentransfer ilmu yang diberikan guru secara online, kerap menjadi masalah, terutama bagi siswa dan guru di daerah terpencil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini mendorong Tiara Yogiarni (28 Thn) salah satu tenaga kontrak di Dinas Kominfo Kulon Progo, DIY, yang mendedikasikan dirinya sebagai seorang guru les bagi para siswa  yang tinggal jauh di pelosok desa di kawasan perbukitan Menoreh Kelurahan Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tiara harus mencari cara agar ilmu bisa tersampaikan dengan baik kepada siswanya, salah satunya dengan mendatangi satu persatu anak didiknya yang tinggal jauh di peloaok desa, meski harus menempuh jarah yang jauh dan melewati jalan terjal.

Menjadi guru les di wilayah perkotaan dengan akses yang mudah dijangkau, mungkin sudah lazim, namun bagi wanita asal Kelurahan Margosari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulonprogo, Ia rela menyambangi satu persatu ke rumah anak didiknya dipelosok kawasan perbukitan Menoreh untuk membantu proses belajar mereka.

Setiap pulang kerja di Dinas Kominfo, Tiara selalu menyempatkan diri untuk menyambangi anak didiknya. Berangkat dari kantornya dengan menggunakan sepeda motor sejauh 5 km, Tiara melalui kawasan hutan jati, kemudian melanjutkan perjalanan sekitar 500 meter dengan berjalan kaki untuk sampai ke lokasi.

" Memang lokasi rumahnya cukup jauh, ke Perbukitan,ada sekitar 4 sampai 5 kilometer. Jalannya dari tanah hingga bebatuan harus dilewati, namun tak menyurutkan mental saya untuk membantu pembelajaran"  ungkap Tiara.

Meskipun lokasinya jauh, dalam sehari ia menyambangi dua siswanya, selain mengajarkan mata pelajaran umum, tiara juga mengajarkan pendidikan agama kepada anak didiknya. Anak didiknya pun bervariasi mulai dari SD hingga SMP.

" Meskipun jauh, saya tetap berupaya datang ke rumah siswa. Untuk lokasi belajarnya pun dikajukan diluar rumah agar bisa berbaur dengan alam", terang Tiara.

Zahra aulia 13 tahun salah satu anak didik Tiara mengatakan, merasa sengan dengan adanya pembelajaran yang dilakukan Tiara, Ia merasa lebih nyaman dan dalam menerima pelajaran.

" Saya senang dengan sistem pembelajaran yang dilakukan mba Tiara, apalagi mba Tiara orangnya penyabar dan dalam mengajar mudah ditangkap" Kata Zahra.

Hal senada juga disampaikan Siti Wahyuni (40 Thn), salah satu orang tua siswa. Siti merasa terbantu dengan apa yang dilakukan Tiara, biasanya ia harus mengantar anak ke tempat les, sekarang sudah bisa memantau dirumah.

" Saya sangat terbantu dengan sistem pembelajaran seperti yang dilakukan Tiara,  anak saya tidak harus turun ke kota"  ungkap Siti.

Sebagai guru les di kawasan perbukitan Menoreh, Tiara memiliki 4 siswa di daerah tersebut yang harus dikunjungi secara intens. Ia mengaku mendapatkan bayaran Rp.25.000 per siswanya untuk setiap pertemuan. Jumlah ini tidak harus sebesar itu, disesuaikan dengan kemampuan siswa, kadang juga Rp.15.000 sampai Rp.20.000. Bagi Tiara yang terpenting Ia bisa membantu para siswa belajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disinggung efektifitas sekolah daring Tiara menyatakan sistem daring selama pandemi ini belum efektif, sebab sebagaimanapun pembelajaran secara tatap muka lebih bisa diterima dibandingkan secara virtual. Harapannya agar pandemi covid -19 segera berlalu dan proses belajar mengajar berjalan seperti biasanya. (Ari Wibowo/ Buz)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata Aa Gym soal Islamophobia Jadi Kekhawatiran Pembangunan Islamic Centre Indonesia di Melbourne Australia

Kata Aa Gym soal Islamophobia Jadi Kekhawatiran Pembangunan Islamic Centre Indonesia di Melbourne Australia

KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym memberikan pandangan soal peningkatan Islamophobia sebagai kekhawatiran pembangunan Islamic Centre di Melbourne, Australia.
Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 putri usai seri Medan, di mana Gresik Phonska berhasil menguasai puncak sedangkan Jakarta Livin Mandiri jadi juru kunci usai babak belur di awal musim.
Pilot Masih Memegang Kendali saat Tabrak Gunung, KNKT Ungkap Analisis Awal Tragedi Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Pilot Masih Memegang Kendali saat Tabrak Gunung, KNKT Ungkap Analisis Awal Tragedi Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memberikan penjelasan teknis terkait hancurnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. 
Hasil Proliga 2026 Putri: Jakarta Electric PLN Menang Dramatis dari Medan Falcons

Hasil Proliga 2026 Putri: Jakarta Electric PLN Menang Dramatis dari Medan Falcons

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Electric PLN berhasil meraih kemenangan secara dramatis atas Medan Falcons.
Pramugari Florencia Lolitha Jadi Awak Kabin Pesawat ATR 42-500, Netizen Berharap Segera Pulang: Semoga Baik-baik Saja

Pramugari Florencia Lolitha Jadi Awak Kabin Pesawat ATR 42-500, Netizen Berharap Segera Pulang: Semoga Baik-baik Saja

Seorang pramugari bernama Florencia Lolita disebut menjadi awak kabin yang bertugas di Pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Maros, Sulawesi Selatan
Alhamdulillah, Al Nassr Sukses Akhiri Tren Negatif di Awal Tahun 2026 usai Tekuk Al Shabab dengan 3 Gol

Alhamdulillah, Al Nassr Sukses Akhiri Tren Negatif di Awal Tahun 2026 usai Tekuk Al Shabab dengan 3 Gol

Pertandingan antara Al Nassr vs Al Shabab diwarnai oleh gol-gol cepat, dua gol bunuh diri, hingga kartu merah yang menguras emosi penonton.

Trending

Hasil Proliga 2026 Putri: Jakarta Electric PLN Menang Dramatis dari Medan Falcons

Hasil Proliga 2026 Putri: Jakarta Electric PLN Menang Dramatis dari Medan Falcons

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Electric PLN berhasil meraih kemenangan secara dramatis atas Medan Falcons.
Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 putri usai seri Medan, di mana Gresik Phonska berhasil menguasai puncak sedangkan Jakarta Livin Mandiri jadi juru kunci usai babak belur di awal musim.
Pilot Masih Memegang Kendali saat Tabrak Gunung, KNKT Ungkap Analisis Awal Tragedi Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Pilot Masih Memegang Kendali saat Tabrak Gunung, KNKT Ungkap Analisis Awal Tragedi Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memberikan penjelasan teknis terkait hancurnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. 
4 Calon Naturalisasi yang Berpotensi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series: Berlabel Premier League hingga Eks Bintang Brasil

4 Calon Naturalisasi yang Berpotensi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series: Berlabel Premier League hingga Eks Bintang Brasil

Timnas Indonesia berpeluang diperkuat empat pemain naturalisasi di FIFA Series 2026, termasuk pemain Premier League dan eks bintang Brasil junior.
Impian Terbesar Rylan Henry Pribadi Sebelum Meninggal, Sang Ayah: Dia Bahkan Membujuk Kami

Impian Terbesar Rylan Henry Pribadi Sebelum Meninggal, Sang Ayah: Dia Bahkan Membujuk Kami

Ayah Rylan Henry Pribadi, Reza Pribadi mengungkapkan imoian terbesar mendiang putranya sebelum meninggal dunia.
Media Belanda Bingung usai Pemain Timnas Indonesia Miliano Jonathans Debut Bersama Excelsior

Media Belanda Bingung usai Pemain Timnas Indonesia Miliano Jonathans Debut Bersama Excelsior

Media Belanda mengindikasikan rasa bingung setelah Miliano Jonathans melakoni debutnya di Excelsior. Sang pemain Timnas Indonesia tampil pada laga kontra Telstar.
Allegri Sudah Bersuara, Minta AC Milan Serius Bajak Bintang Juventus di Bursa Transfer Januari

Allegri Sudah Bersuara, Minta AC Milan Serius Bajak Bintang Juventus di Bursa Transfer Januari

Massimiliano Allegri jadi pusat perhatian dalam dinamika bursa transfer AC Milan. Sang pelatih terlihat semakin tegas dalam menentukan arah perekrutan pemain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT