News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seribu Anggota Polisi Dikerahkan Kapolri, Kapolda Jabar Harap Simak!

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku mengerahkan sekitar seribu anggota polisi untuk mengevakuasi korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.
Selasa, 22 November 2022 - 15:51 WIB
Jenderal Listyo Sigit Prabowo di RSUD Sayang Cianjur, Selasa 22/11/2022 pukul 12:59 WIB
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Muhammad Bagas

Cianjur, Jawa Barat - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku mengerahkan sekitar seribu anggota polisi untuk mengevakuasi korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Menurutnya, fokus utama para personel ialah melakukan evakuasi, tetapi tidak menutup kemungkinan turut mengamankan aset warga korban gempa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada 1000 personel sementara sedang fokus untuk kegiatan evakuasi. Kemudian, pengungsian dengan mendirikan beberapa posko tenda, perawatan, dan pencarian (korban,red)," ujar Jenderal Listo di RSUD Sayang Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022).

Jenderal Listyo meminta Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Sutana agar mengawasi langsung di lapangan terkait ancaman tindak pidana yang bisa menimpa korban bencana gempa.

Selain itu, dia mengingatkan Irjen Pol Sutana untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi bangunan rubuh milik warga yang terdampak gempa.

"Tentunya setelah ini, saya minta kepada Pak Kapolda untuk ikut melaksanakan patroli, khususnya di rumah-rumah yang saat ini ditinggalkan," jelasnya.

Dengan demikain, Listyo berharap masyarakat yang terpaksa meninggalkan rumahnya untuk dievakuasi bisa merasa tenang.

Sebab, dia menegaskan akan ada penindakan serius bagi para pelaku tindak kejahatan.

"Jadi, kita bisa mengurangi potensi terjadinya kejahatan," imbuhnya. 

Kapolri Tinjau Korban Gempa di RSUD Sayang Cianjur

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung korban terdampak gempa di RSUD Sayang Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022).

Datang sekira pukul 12.42 WIB, Kapolri Listyo Sigit lantas memasuki rumah sakit untuk melihat kondisi di lapangan.

Menurut dia, beberapa kendala memang terlihat karena gedung dan alat yang kurang memadai untuk korban luka berat atau perlu operasi.

"Sebagian besar memang karena ada kondisi terkait dengan seperti tindakan operasi yang harus dilakukan segera," ujar Kapolri Listyo di lokasi.

Dia menjelaskan tindakan operasi yang perlu dilakukan segera bisa ditangani rumah sakit Bhayangkara.

Menurut dia, kedatangannya kali ini untuk memantau komunikasi antara setiap rumah sakit di Cianjur terkait penanganan korban.

"Namun, karena mungkin kondisi yang masih ada, gedungnya yang tentunya belum siap karena perlu ada perbaikan. Jad, kita minta untuk dilaksanakan operasi di salah satunya RS Bhayangkara," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Kapolri mengimbau setiap rumah sakit tempat para korban diungsikan bisa berkomunikasi dengan Polri, TNI, dan swasta unguk bekerja sama.

"Tentunya seluruh RS milik TNI juga siap dan semua RS swasta, RSUD, akan bekerja sama. Yang penting bagaimana supaya pasien yang ada segera bisa tertangani dengan baik. Khususnya yang kondisinya agak kritis dan harus segera dilakukan langkah-langkah," imbuhnya. (lpk/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral