News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Keluarga di Citra Garden yang Tewas Diduga Kelaparan Terkenal Sering Bersikap Begini, Ternyata. . .

Hasil pemeriksaan forensik, pada satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres yang tewas diduga karena kelaparan itu, terdapat dua jasad yang ditemukan...
Selasa, 15 November 2022 - 12:20 WIB
Satu keluarga di Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat tewas diduga akibat kelaparan
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta - Pemberitaan terkait satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat yang tewas diduga akibat kelaparan masih menghiasi headline di sejumlah media massa, Selasa (15/11/2022).

Satu Keluarga di Citra Garden yang Tewas Diduga Kelaparan Terkenal Sering Bersikap Begini, Ternyata. . .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana tidak, empat orang yang terdiri dalam satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres ditemukan dalam kondisi yang sudah membusuk.


Satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Selatan, tewas diduga akibat kelaaran. (istimewa)

Hasil pemeriksaan forensik, pada satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres yang tewas diduga karena kelaparan itu, terdapat dua jasad yang ditemukan sudah dalam kondisi mengering dan kondisi lambung kosong.

Adapun, ditemukan juga kapur barus pada mayat satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres yang tewas diduga akibat kelaparan.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami penyebab kematian satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres yaitu dengan memeriksa telepon genggam milik dua korban.

Petugas kepolisian juga tengah menggali informasi dari saksi tentang dugaan mobil milik salah satu korban yang hilang.

Kasus ini masih menyita publik, polisi terus mendalami perkara tewasnya satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres.

Identitas korban yang tewas mengenaskan di rumahnya sendiri.

1. Rudyanto Gunawan (71 tahun) status: Suami / Kepala Keluarga

2. Reny Margarethan Gunawan (68 tahun) status: Istri 

3. Dian Febbyana (42 tahun) status: Anak dari Rudy dan Reny

4. Budyanto Gunawan (68 tahun) status: Adik dari Rudy

Menurut polisi, saat jasad mereka berada di ruangan berbeda, Jenazah BG dalam keadaan duduk di sofa, jasad RM dan DF berada di kamar nomor satu. 

Jasad RM terbaring di tempat tidur tubuhnya mengering, sedangkan mayat putrinya (DF) tergeletak di lantai dengan kondisi tubuh yang berbeda dari ibunya.

Dan polisi juga mendapati jasad kepala keluarga yang berinisial RG di kamar belakang dengan keadaan mengering layaknya manusia yang mengalami dehidrasi.

Fakta-fakta Satu Keluarga Tewas di Kalideres

  • Adik Kandung salah satu korban mengungkapkan bahwa korban pernah meminta bantuan makanan dan uang untuk beli makanan
  • Empat jenazah korban akan dikremasi setelah rangkaian penyelidikan selesai.
  • Keluarga ragukan kemungkinan keempat korban tewas karena kelaparan, keluarga sebut kondisi ekonomi mereka cukup.
  • Kapolsek Kalideres sebut korban sempat melarang juru pemantau jentik atau jumantik masuk ke dalam rumah September 2022.
  •  Dokter Forensik RS Polri tak menemukan bekas luka penganiayaan
  • Empat orang tewas tidak dalam waktu yang bersamaan
  •  Polisi mendapati adanya semangkuk kapur barus di atas meja makan yang diduga digunakan untuk menyerap bau.


Satu keluarga yang terdiri dari empat orang di perumahan Citra Garden, Kalideres ditemukan tewas, diduga akibat kelaparan. (istimewa)

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan masih menggali informasi untuk mengungkap penyebab dan latar belakang kematian para korban.

Sebab, tidak ada tanda kekerasan di tubuh satu keluarga tersebut.

Mereka satu keluarga tewas di Kalideres ini pun tampak rapi dan tidak ada bekas darah maupun barang yang berserakan.

Namun, Dokter Forensik tak menemukan sisa makanan di lambung mereka, apakah mereka tewas karena kelaparan?

Hal ini disampaikan oleh Kompol Haris Kurniawan.

"Mereka tidak menyampaikan tidak makan berhari-hari tapi ditemukannya sisa makanan di organ tubuh mereka. Dan tidak ditemukan juga tanda-tanda kekerasan pada keempat jenazah tersebut," kata dia, dikutip dari tayangan Kabar Utama tvOne, pada Sabtu (12/11/2022).

Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi keluarga Rudy, dan sedang memeriksa data ponsel milik dua korban. 

Lebih lanjut, Pihak kepolisian sedang mendalami terkait adanya informasi dugaan kendaraan korban yang hilang.

"Untuk keterangan kendaraan, yang diperkirakan dimiliki oleh keluarga RG, hanya berdasarkan keterangan saksi. Sudah kami konfirmasi ke beberapa saksi , saksi yang melihat tidak bisa memastikan kapan terakhir melihat kendaraan tersebut,"

Kemudian, pada saat kami melakukan olah TKP sampai dengan saat ini belum kita temukan bukti kepemilikan kendaraan yang ada di rumah tersebut," katanya.

Penuhi Panggilan

Kapolsek Metro Kalideres, AKP Syafri Wasdar. (Kolase tvonenews.com / Arief Budiman / Rizki Amana)

Keluarga dari satu keluarga yang terdiri dari empat orang di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Selatan, tewas pun memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan.   

Adapun keluarga yang dipanggil penyidik untuk diminta keterangan yaitu pasangan Ria Astuti dan Handoyo.    

Menurut Handoyo, sudah 20 tahun ia tidak berkomunikasi dengan keluarga Rudianto Gunawan.   

Namun sesekali istrinya Ria Astuti melakukan komunikasi hanya sebatas memberikan ucapan selamat ulang tahun. Komunikasi terakhir pun dilakukan dua tahun yang lalu.   

“Paling istri saya hubungin selamat ulang tahun begitu,” tutur Handoyo.   Dirinya mengaku kaget mendengar Rudianto dan keluarganya tewas diduga akibat kelaparan.   

Jasad Priyanto beserta keluarganya yaitu istri, anak, dan adiknya ditemukan tewas di dalam rumah mereka di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat.   

Dari keterangan polisi, para korban tewas akibat kekurangan nutrisi dalam tubuh.   Sebelumnya, empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumahnya di Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat.    

Keempat orang itu antara lain, bapak berinisial RG (71), anak berinisial DF (42), ibu berinisial RM (66), dan paman berinisial BG (68).   

Adik kandung dari korban tewas RM, Ria Astuti mengaku sudah lama putus kontak dengan keluarga kakaknya tersebut.

Terkenal Tertutup

Terkait satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres yang ditemukan tewas, diduga akibat kelaparan itu dibernakan ketua RT setempat Asiung.

Adapun ketua RT di perumahan Citra Garden, Kalideres, Asiung sempat memberikan kesaksian soal pertama kali menemukan satu keluarga yang tewas diduga akibat kelaparan itu

Asiung mengatakan, penemuan mayat satu keluarga yang diduga merupakan satu keluarga tersebut ditemukan setelah timbulnya bau menyengat yang berasal dari rumah korban.

Menurut Asiung, dia mendapat laporan dari petugas PLN yang saat itu sedang bertugas di sekitar rumah satu keluarga yang tewas diduga akibat kelaparan itu.

Mendapat laporan dari petugas PLN, Asiung langsung berinisiatif mengajak warga untuk mendatangi sumber bau menyengat di rumah satu keluarga yang tewas diduga akibat kelaparan itu.

Karena curiga terjadi sesuatu, kata Asiung, dia berinisiatif mengecek langsung rumah satu keluarga yang tewas diduga akibat kelaparan itu.

Betapa kagetnya, kata Asiung, setelah dibongkar, ternyata didapati empat mayat (satu keluarga) dengan kondisi yang sudah membusuk.


Rumah satu keluarga yang tewas diduga akibat kelaparan dipasangi garai polisi. (ist)

"Ya, ada empat mayat di dalam, mereka suami, istri, anak, dan ipar dari pasutri itu," kata Asiung pada Tvonenews.com.

Sementara itu, menurut Asiung, satu keluarga tersebut semasa hidupnya disebut tidak terlalu sering berinteraksi dengan warga.

"Mereka tidak terlalu banyak interaksi dengan warga, atau mungkin tak begitu dikenal," kata Asiung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, berdasarkan keterangan warga sekitar, korban dugaan pembunuhan di Citra Garden yang merupakan satu keluarga itu disebut terlihat beraktivitas sekitar tiga hari yang lalu.

Setelahnya, warga menyebut tak melihat mereka aktif beraktivitas lagi. (awy/ind/abs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT