News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Percaya Gus Muhaimin Terseret Korupsi 'Kardus Durian', Kader PKB Fokus ke Pilpres 2024

Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar diduga terlibat kasus korupsi kardus durian yang bakal dibuka lagi oleh KPK, kader PKB pilih tak peduli dengan isu itu.
Minggu, 30 Oktober 2022 - 22:20 WIB
Ketua Umum Partai PKB, Gus Muhaimin atau yang di sapa Cak Imin, naik ke atas panggung untuk menyambut para pendukungnya, di Tennis Indoor Stadium, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2022), pukul 08:30 WIB
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOne

Jakarta - Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar diduga terlibat kasus korupsi 'kardus durian' yang bakal dibuka lagi oleh KPK.

Adapun kasus tersebut telah selesai putusan sidang dengan dua terdakwa yang kala itu menjadi anak buah Gus Muhaimin di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2011 silam.
Namun, Ketua KPK Firli Bahuri mengaku pihaknya akan kembali membuka kasus tersebut lantaran salah satu terdakwa mengaku memberi aliran dana sebesar Rp1,5 miliar kepada Gus Muhaimin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Gus Muhaimin terus membantah dirinya terlibat kasus rasuah hingga sekarang.

Ketika ditemui dalam acara PKB Road To Election 2024, Gus Muhaimin awalnya mengantar Ketum Gerindra Prabowo Subianto memasuki mobil.

Setelah itu, Gus Muhaimin enggan menemui wartawan yang menunggu di luar arena tenis, dan langsung dikawal beberapa orang kader PKB.

Gus Muhaimin kembali bungkam ketika akan ditanya soal kasus kardus durian. 

Salah satu tim media PKB mengatakan bahwa Gus Muhaimin tidak bisa ditemui untuk sekarang dan mempersilakan mengutip pidato dalam acara tersebut.

Di samping itu, salah satu kader PKB asal Jawa Timut, Ahmad Sofiri mengaku memercayai Gus Muhaimin tidak terlibat kasus tersebut.

Dia mengatakan seluruh kader PKB akan fokus mempersiapkan kemenangan Gus Muhaimin pada Pilpres 2024.

"Intinya kami percaya Gus Imin tidak terlibat kasus korupsi apa pun. Kami cuman fokus memenagkan Gus Imin menjadi Capres 2024," kata Ahmad di lokasi, Minggu (30/10/2022).

Meski demikian, Ahmad menuturkan dirinya juga tidak akan menghalangi langkah KPK untuk mengusut tuntas kasus korupsi di Indonesia.

"Ya, pasti kami dukung KPK mengungkap setiap kasus korupsi," tegasnya.

Cak Imin Pilih Diam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan ini Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri kembali menyinggung skandal kasus kardus durian yang diduga menyeret Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin. 

Lantas pernyataan KPK Sontak kembali disorot banyak pihak mengingat masih bergulirnya pengungkapan kasus kardus durian tersebut ditambah dugaan keterlibatan nama Cak Imin yang sedang ramai diperbincangkan sebagai kandidat di Pilpres 2024.
Namun, Cak Imin enggan memberi komentar terkait adanya pernyataan dari Ketua KPK terkait kasus kardus durian. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral