News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mbah Rono Penjaga Gunung Merapi Merapat ke PDIP: Dengan Bangga Saya Melamar

Pakar Gunung Berapi, Mbah Surono, bergabung menjadi kader baru Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Minggu, 30 Oktober 2022 - 14:14 WIB
Mbah Surono, pakar gunung berapi, saat mengikuti pembekalan materi di Sekolah Partai DPP PDIP, Minggu (30/10/2022).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOne

Jakarta - Pakar Gunung Berapi, Mbah Surono, bergabung menjadi kader baru Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ahli vulkanologi ini dengan bangga mengumumkan dirinya menjadi bagian dari partai banteng moncong putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mbah Rono, sapaan akrabnya, menceritakan alasannya bergabung ke PDIP. Menurutnya, PDIP adalah partai yang terbuka.

"Negara demokrasi dimana syarat inteleknya adalah ada partai politik. PDIP menurut saya adalah partai yang terbuka," ucap Mbah Rono.

"Saya familiar. Mertua saya dulu mantan ranting, kemudian sekitar waktu saya kuliah dan sampai perjuangan tahun 98 itu saya di belakang layar karena saya PND (PNS). Itu teman-teman saya PDI. PDI adalah partai yang terbuka sama saya. Ini partai yang dewasa dan modern. Dengan bangga saya melamar di sini," ungkapnya di Sekolah Partai DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan, Minggu (30/10/2022).

Doktor lulusan Prancis ini juga menyatakan bahwa maksud dia bergabung menjadi kader partai adalah dia tidak ingin menyia-nyiakan ilmu dan gelar yang ia miliki.

Dia mengakui bahwa ilmu yang menjadi kelebihan bagi dirinya dan itu akan menjadi bekal dia untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Saya punya privilege. Saya boleh belajar sampai S3 di luar negeri dan sebagainya. Sayanglah belajar saya yang mahal-mahal itu biayanya hanya berhenti sampai saya di pegawai negeri,” tuturnya.

Dia pun berharap dengan bekal, latar belakang dan pengalaman yang ia miliki dapat diterima oleh masyarakat Indonesia sebagai perwakilannya.

"Semoga saya bisa diterima oleh masyarakat untuk berjuang dan PDIP adalah tempat saya berlabuh," ucap Mantan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Kemudian, ketika ditanyakan oleh awak media terkait rencana menjadi calon kepala daerah ataupun legislatif, Mbah Rono menjawab akan menjadi legislatif.

"Tidak. Saya menjadi caleg saja, menjadi legislatif," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, PDIP menerima ratusan kader partai baru. Tujuh di antaranya purnawirawan TNI, Polri dan mantan atlet nasional.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan ada enam purnawirawan TNI, satu purnawirawan Polri dan satu mantan atlet nasional.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT