News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Pahlawan Revolusi Pierre Tendean

Kapten CZI Pierre Tendean, pahlawan revolusi Indonesia ini diketahui lahir di Jakarta, pada tanggal 21 Februari 1939 dengan nama lengkap Pierre Andreas Tendean
Kamis, 29 September 2022 - 17:19 WIB
Foto Pahlawan Revolusi Kapten Tendean
Sumber :
  • Wikipedia

Jakarta - Kapten CZI Pierre Tendean adalah seorang pahlawan revolusi asal Indonesia yang lahir di Jakarta, Indonesia pada 21 Februari 1939 dengan nama lengkap Pierre Andreas Tendean. 

Pierre Tendean merupakan anak dari orang tua yang asalnya berbeda. Ayahnya (dr. A.L. Tendean) merupakan keturunan Minahasa. Berbeda dengan ibunya (yang berasal dari keturunan Belanda-Prancis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menempuh pendidikan sekolah dasarnya di Magelang, Jawa Tengah. Lalu, pendidikan SMP dan SMAnya berlanjut di Semarang, Jawa Tengah. 

Keinginan untuk menjadi seorang Akademi Militer Nasional telah melekat sejak masih sekolah. Akan tetapi, almarhum orang tuanya menginginkannya untuk menjadi seorang dokter (selayaknya pekerjaan yang ditekuni oleh ayahnya) atau seorang insinyur. Dengan inilah Tendean memiliki tekad kuat hingga berhasil masuk ke Akademi Teknik Angkatan Darat di Tahun 1958.

Karier Pierre Tendean di dunia militer dimulai pada 1962. Satu tahun kemudian, Pierre Tendean mendapatkan kesempatan untuk masuk ke sekolah Intelijen di Bogor, Jawa Barat. Setelahnya, tugas intellijen dijalankan olehnya di berbagai daerah.

Pekerjaannya berlanjut menjadi seorang ajudan dari Jenderal Abdul Haris Nasution. Ternyata, inilah pekerjaan yang dilakukan olehnya sampai akhir hayatnya. 

Pada 1 Oktober 1965, Kapten Tendean mendengar suara tembakan dan keributan saat sedang tertidur di ruang belakang yang berada di rumah Jenderal Abdul Haris Nasution di Jl. Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. 

Suara-suara inilah yang membuatnya terbangun dan berlari ke bagian depan rumah. Ternyata, suara tembakan itu berasal dari pasukan Gerakan 30 September. Dengan kedatangan para pasukan, Pierre Tendean hanya bisa menyerahkan dirinya, dan pada akhirnya dibawa oleh mereka.

Pierre Tendean gugur bersama enam perwira lainnya di sebuah sumur yang berada di Lubang Buaya. Antara lain Suprapto, Sutoyo, dan S. Parman, serta bersama mereka yang sudah terbunuh yaitu Ahmad Yani, D.I. Panjaitan, dan M.T. Haryono. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pahlawan Revolusi yang memiliki marga Tendean ini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. 

Tendean diberikan gelar sebagai seorang pahlawan revolusi asal Indonesia beralaskan SK Presiden RI No. 111/KOTI/Tahun 1965, tanggal 5 Oktober 1965. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral