News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bayi Kembar Siam Berkepala Dua di Padang Dikabarkan Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari bayi kembar siam berkepala dua berbadan satu Padang yang dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang, dua hari yang lalu, dikabarkan meninggal dunia
Jumat, 23 September 2022 - 17:38 WIB
Bayi Kembar Berkepala Dua
Sumber :
  • Tim Tvonenews

Padang Pariaman, Sumatera barat - Kabar duka, bayi kembar siam berkepala dua badan satu yang dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang, dua hari yang lalu, dikabarkan meninggal dunia.

Perihal itu kabar tersebut dikatakan oleh Kanit Laka Lantas Polres Pariaman saat mengantarkan orang tua bayi itu ke Padang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Barusan bayi itu meninggal,” kata Kanit Laka Lantas Polres Pariaman IPDA Afrizal Sahar, melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 16.33 WIB, Jumat 23 September 2022.

Sebelum meninggal dunia, kata Kanit lagi, Ayu selaku orang tua bayi kembar siam itu sempat bertemu dengan buah hatinya.

“Sempat ibunya bertemu dan mencium buah hatinya. Namun bayi kembar itu telah meninggal,” kata Afrizal Sahar.

Kabar duka itu, memecah tangis Ayu, karena ia baru saja bertemu dengan anaknya.

Saat ini pihak rumah sakit itu tengah menjalani proses untuk penyelenggaran bayi kembar tersebut. 

Sebelum meninggal dunia, bayi kembar siam berkepala dua itu dirujuk ke RSUP dr M. Djamil Padang guna memberikan perawatan intensif.
 
"Dirujuk karena kami tidak mampu menanganinya, kondisinya tidak stabil, tidak seperti bayi pada umumnya," kata Direktur RSUD dr. Sadikin Pariaman Anung Respati di Pariaman, Kamis (22/9/2022).
 
Menurutnya bayi tersebut harus mendapatkan penanganan intensif sehingga pada Rabu (21/9) anak itu dirujuk ke RSUP M. Djamil dan sampai pada sorenya.
 
Diketahui orang tua dari anak tersebut beralamat di Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman dengan pekerjaan petani.
 
Pihaknya berharap dengan mendapatkan penanganan dari tim medis di RSUP dr. M. Djamil maka kondisi anak tersebut lebih baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) di RSUP M. Djamil Padang dr. Eny Yantri SpA (K) mengatakan saat ini bayi tersebut mendapatkan bantuan peralatan medis dan perhatian khusus dengan kondisi stabil.

Ia mengatakan untuk menangani bayi tersebut nantinya pihaknya akan membentuk tim khusus dari berbagai bidang keilmuan.
 
Wali Nagari Limau Puruik, Afrian mengatakan keluarga orang tua bayi tersebut berasal dari keluarga tidak mampu dan menjadi salah satu keluarga yang menjadi perhatian pihaknya.
 
Oleh karena itu pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan penggalangan dana untuk membantu orang tua bayi tersebut.
 
Nenek bayi tersebut Suryani (54) mengatakan bayi itu merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. Dua saudara dari anak tersebut lahir dan tumbuh normal.
 
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman hingga saat ini tidak dapat dihubungi untuk menanyakan terkait bayi tersebut. (Asa/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT