News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luhut Binsar Pandjaitan Hilang Ambisi Jadi Capres: Saya Ini Dobel Minoritas

Luhut Binsar Pandjaitan berbicara tentang calon presiden dari luar Jawa. Menurutnya hal itu tidak mungkin dan dia pun sudah hilang ambisi karena dobel minoritas
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 23 September 2022 - 13:49 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan akademisi Rocky Gerung
Sumber :
  • RGTV Channel ID

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berbicara tentang kemungkinan orang luar Jawa maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.

Perbincangan tentang calon presiden itu terjadi antara Luhut Binsar Pandjaitan dengan akademisi Rocky Gerung.
Luhut menyatakan, agar siapapun tak memaksakan kehendak mencalonkan diri menjadi presiden jika bukan berasal dari Pulau Jawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan masih banyak cara lain bagi orang luar Pulau Jawa untuk mengabdi kepada Indonesia selain menjadi presiden.

"Apa hanya jadi presiden aja kau bisa ngabdi? Kan nggak juga. Harus tahu diri juga lah, kalau kau bukan orang Jawa. Kalau Anda bukan orang Jawa, pemilihan langsung hari ini, saya nggak tahu 25 tahun lagi. Udah lupain deh," kata Luhut saat berdialog dengan Rocky Gerung di kanal YouTube RGTV Channel ID, dikutip Jumat (23/9/2022).

"Nggak usah kita memaksakan diri kita, sakit hati, yang bikin sakit hati kita kan kita sendiri," lanjutnya.

Menurut Luhut, dia sudah kehilangan ambisi untuk menjadi orang nomor 1 di Indonesia karena masih banyak masyarakat Indonesia yang memilih berdasarkan etnis.

"Termasuk saya (hilang ambisi), saya double minoritas. Saya udah Batak, Kristen lagi. Jadi saya bilang 'ya sudah cukup itu, kita harus tau'. Ngapain saya menyakiti diri hati saya," kata Luhut.

Lebih lanjut, Luhut mengatakan menjadi presiden adalah skenario dari Tuhan. Meski semua orang berhak bersaing, tetapi tetap harus mengenali diri sendiri.

"Itu menurut saya sudah takdir alam ini. Tuhan punya mau itu, God's scenario," ujarnya.

Ia juga mengutip pernyataan jenderal dan filsuf Cina Sun Tzu tentang pentingnya mengenal diri sendiri.

"Apa yang dibilang Sun Tzu itu benar, 'kenali dirimu, kenali musuhmu, 100 kali perang, 100 kali kau menang', tapi kadang-kadang kita tidak mengenali itu, kita tidak tanya diri kita," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Rocky Gerung menambahkan bahwa Luhut yang menginjak usia 75 tahun itu ikut mengabdi sebagai masyarakat sipil.

"Pak Luhut 75 tahun, dan tidak berminat lagi untuk mengabdi pada negara melalui pemerintahan. Dia mengabdi melalui masyarakat sipil," ujar Rocky. (saa/act) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral