News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Baik! WHO: Akhir Pandemi COVID 19 Sudah di Depan Mata

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jumlah kematian akibat Covid-19 di seluruh dunia pekan lalu alami angka terendah yang dilaporkan sejak Maret 2020
Kamis, 15 September 2022 - 13:34 WIB
seorang pekerja medis tengah mengambil sampel swab dari seorang penduduk di Yunyan, Guiyang, Provinsi Guizhou, Tiongkok
Sumber :
  • Ap Newsroom

Jakarta - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa jumlah kematian akibat Covid-19 di seluruh dunia pekan lalu mengalami angka terendah yang dilaporkan sejak Maret 2020. Hal itu menandai bahwa bisa menjadi titik balik dalam wabah global selama bertahun-tahun.

Dalam konferensi pers, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan bahwa dunia tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk menghentikan Covid-19. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami belum sampai disana, tetapi akhir sudah didepan mata,” kata Direktur Jenderal WHO, dikutip dari laman Ap News pada Kamis (15/9/2022). 

“Sekarang adalah waktunya untuk berlari lebih keras dan memastikan kami melewati batas dan menuai semua hasil dari kerja keras kami,” lanjutnya.

Dalam laporan mingguan tentang pandemi, badan kesehatan AS mengatakan kematian turun sebanyak 22% dalam seminggu terakhir. 

Meskipun demikian, WHO memperingatkan bahwa pengujian dan pengawasan Covid-19 yang santai di beberapa negara menandakan banyak kasus yang tidak diperhatikan. 

Lebih lanjut, WHO mengeluarkan serangkaian ringkasan kebijakan bagi pemerintah untuk memperkuat upaya melawan virus corona.

“Jika kita tidak mengambil kesempatan ini sekarang, maka kita akan menghadapi risiko lebih banyak varian, lebih banyak kematian, lebih banyak gangguan, dan lebih banyak ketidakpastian,” kata Tedros, dikutip dari laman Ap News pada Kamis (15/9/2022).

WHO melaporkan bahwa sub varian Omicron BA.5 terus mendominasi secara global dan terdiri dari hampir 90% sampel virus yang dibagikan dengan database publik terbesar di dunia.

Dalam beberapa pekan terakhir, otoritas pengatur di Eropa, AS, dan tempat lainnya telah menghapus vaksin yang dimodifikasi yang menargetkan virus corona asli dan varian yang lebih baru termasuk Omicron BA.5.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pimpinan teknis WHO, Maria Van Kerkhove mengatakan organisasi itu memperkirakan gelombang penyakit di masa depan, tetapi berharap itu tidak akan menyebabkan banyak kematian.

Sementara itu di China, di wilayah Xinjiang paling barat penduduk di wilayah tersebut mengaku kelaparan, mengalami karantina paksa, dan berkurangnya pasokan-pasokan obat-obatan serta kekurangan bahan kebutuhan sehari-hari setelah lebih dari 40 hari menjalani masa lockdown.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT