News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Ribu Anak Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19

Hingga September 2021 jumlah anak yang menjadi yatim, piatu, dan yatim piatu karena pandemi Covid-19 berjumlah 20.887 anak.
Minggu, 12 September 2021 - 15:37 WIB
Puluhan Ribu Anak Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Pandemi Covid-19 tidak hanya menjadi ancaman serius saat ini, tapi juga berdampak terhadap masa depan, menyusul banyaknya anak Indonesia yang menjadi yatim piatu karena Covid-19.

Menanggapi hal ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga mitra menyalurkan bantuan bagi anak-anak yang kehilangan orang tuanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, bantuan ini juga diberikan kepada para perempuan yang menjadi kepala keluarga akibat terdampak Covid-19 di Provinsi Bali.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyampaikan 234 paket bantuan bagi anak yang menjadi yatim, piatu, maupun yatim piatu, serta 120 paket bantuan bagi perempuan kepala keluarga.

“Bantuan yang kami lakukan hari ini masih jauh dari cukup, mudah-mudahan ini menjadi perhatian kita bersama bahwa hari ini adalah langkah awal untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak yang kurang beruntung,” tutur Bintang dalam siaran pers Minggu (12/9).

Bintang mengatakan, merujuk pada data, hingga September 2021 jumlah anak yang menjadi yatim, piatu, dan yatim piatu karena pandemi Covid-19 berjumlah 20.887 anak.

“Khusus di Provinsi Bali ada sebanyak 265 anak, namun bantuan yang kami berikan sejumlah 234 paket. Ini adalah hasil verifikasi (data anak) yang membutuhkan bantuan,” imbuhnya.

Di Provinsi Bali, paket bantuan yang dari KPPPA, Pemerintah Provinsi Bali, Forum Zakat, Kura Kura Bali/Yayasan Upaya Indonesia Damai, dan Indo Non-Woven disalurkan kepada anak-anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19 serta perempuan kepala keluarga terdampak pandemi di Denpasar, Gianyar, Jembrana, Tabanan, Karangasem, Buleleng, Bangli, Badung, dan Klungkung.

KPPPA akan selalu berupaya memastikan setiap anak yang kehilangan orang tua akibat COVID-19 terdata dan terpenuhi hak-haknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bintang mengimbau kepada para orang tua tunggal maupun keluarga asuh yang membutuhkan bantuan dapat memanfaatkan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) untuk berkonsultasi atau mendapat pendampingan psikolog. 

Puspaga sendiri tersedia beberapa daerah seperti di Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Badung di Provinsi Bali.(awy/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT