News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waketum PAN: Pertemuan KIB di Semarang untuk Satukan Visi Misi

Koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri dari Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mengadakan agenda lanjutan di Semarang.
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 20:46 WIB
Suasana Rakernas Partai Amanat Nasional (PAN) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/08/2022)
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dikabarkan akan mengadakan agenda lanjutan di Semarang, Jawa Tengah.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengatakan, agenda tersebut akan menyatukan visi misi dan gagasan masing-masing ketua umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti ditunjuk Bang Zul bagian apa, Airlangga bidang apa dan lain-lain. Nanti insya Allah ada finalisasi visi misi, dan mungkin sudah mengarah kepada siapa yang layak jalankan visi misi itu," ungkap Yandri di The Ritz-Carlton, Jakarta, Sabtu (27/8/2022).

Ia mengatakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menjadi tuan rumah untuk acara KIB di Semarang.

"Kalau di waktu pertama kan Golkar, di Jatim PAN, di Jateng nanti PPP," kata dia.

Lebih lanjut, Yandri juga menjelaskan soal santernya kabar Gubernur Jawa Tengah sekaligus kader PDIP Ganjar Pranowo yang disebut akan hadir di pertemuan KIB di Semarang.

Yandri menegaskan pihaknya belum tahu apakah Ganjar akan diundang atau tidak. Namun, ia menilai Ganjar layak diundang karena menjadi salah satu kandidat bakal capres yang namanya sering disebut oleh parpol maupun lembaga survei.

"Kalau saya pribadi layak diundang (Ganjar Pranowo)," ungkap dia.

Alasan kedua menurut Yandri, karena Ganjar adalah Gubernur Jawa Tengah, sehingga layak diundang selaku tuan rumah.

"Tidak ada yang dicederai disitu artinya kita kalau nanti ada rapat atau mungkin ada usul dari PAN. Mungkin saya akan usul supaya Ganjar diundang," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Yandri juga menambahkan alasan lain Ganjar dapat diundang yaitu ia menjadi salah satu pemimpin masa depan yang potensial. 

Ketiga hal tersebut dapat menjadi alasan Ganjar Pranowo tidak masalah jika diundang ke pertemuan KIB di Semarang mendatang. (saa/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral