News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 Ribu Orang Partai Buruh Rencanakan Akan Serbu KPU Besok

Partai Buruh akan mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) besok 12 Agustus 2022 pukul 13.00 WIB membawa 10 ribu simpatisan partai
Kamis, 11 Agustus 2022 - 13:32 WIB
Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal
Sumber :
  • Dok. Partai Buruh

Jakarta - Partai Buruh akan mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) besok tanggal 12 Agustus 2022 pukul 13.00 WIB dengan membawa 10 ribu simpatisan partai.

Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan 10 ribu orang itu akan melakukan long march bertajuk Karnaval Kelas Pekerja atau The Working Class of Carnaval. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akan dihadiri 10 ribu orang kelas pekerja. Ada yang berasal dari buruh pabrik, buruh tani, nelayan, guru dan tenaga honorer, miskin kota, urban poor consortium, pekerja rumah tangga, buruh migran, ojek online, tukang sayur, sopir bajaj, tukang becak, sopir angkot, mahasiswa dan pemuda-pemudi, disabilitas yang kebetulan disabilitas ini bekerja sebagai ojek online, kaum perempuan, pedagang, advokat, organisasi profesi lainnya, dan seluruh peserta karnaval kelas pekerja," jelas Said Iqbal dalam konferensi pers secara daring, Kamis (11/8/2022).

Rombongan pawai itu akan bertolak dari Tugu Proklamasi pukul 10.00 WIB dan diperkirakan sampai ke KPU sekitar pukul 11.30 WIB. Sesampainya di KPU, mereka akan menggelar salat Jumat bersama.

"Dari 11.30 WIB sampai jam 12.00 WIB persiapan jelang salat Jumat dan sudah dikoordinasikan oleh LO Partai Buruh, karena jumlahnya besar 10 ribu orang, peserta karnaval salat Jumatnya di luar pagar KPU. Dan sebagian akan mengikuti salat Jumat di Masjid KPU," lanjutnya.

Dalam pawai tersebut, Said menambahkan, 68 peserta karnaval yang terdiri dari kaum milenial dan generasi Z akan mengenakan pakaian adat dari 34 provinsi.

"Kemudian juga para buruh-buruh pabrik akan memakai seragam pabriknya masing-masing, tukang becak akan membawa becaknya, ojek online akan mendorong motornya, tukang sayur membawa gerobak sayurnya, pekerja rumah tangga akan membawa serbet raksasa dan lain-lain," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pria yang menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia itu, karnaval ini bukan aksi unjuk rasa, tapi merupakan perayaan kebahagiaan menyambut kebangkitan kelas pekerja atau empowerment of working class. 

"20 tahun setelah almarhum Profesor Doktor Muchtar Pakpahan S.H., M.A., bersama teman-teman yang mendirikan Partai Buruh, maka kini kembali Partai Buruh dihidupkan oleh 11 organisasi inisiator pelanjut," ungkap Said. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT