News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

GP Ansor DKI Jakarta Yakin Polri Usut Kasus Brigadir J Secara Profesional dan Transparan

Ketua Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta Muhammad Ainul Yakin percaya langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersungguh-sungguh menangani kasus Brigadir J.
Minggu, 7 Agustus 2022 - 15:18 WIB
Ketua Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta Muhammad Ainul Yakin (kanan)
Sumber :
  • Antara/GP Ansor DKI Jakarta

Jakarta - Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta Muhammad Ainul Yakin percaya langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersungguh-sungguh dalam menangani misteri kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Kasus tewasnya Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat yang ditembak oleh rekannya sesama ajudan, Bharada Richard Eliezer, menjadi cobaan terbesar kasus di internal Polri sejak era reformasi. Langkah Kapolri dalam penanganan kasus tersebut sudah tepat dengan membentuk tim khusus yang bekerja dengan cepat dan transparan,” jelas Ainul dalam siaran tertulis, Minggu (7/8/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia meyakini, tim khusus yang dibentuk oleh Kapolri bisa membuat pengusutan kasus yang mendapat perhatian besar publik di Tanah Air itu akan segera terungkap sehingga keadilan atas kasus bisa tercapai dengan baik.

Ainul menambahkan, Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penyidikan yang dilakukan oleh Polri dan tidak berasumsi negatif.

"Kami berharap tidak ada pihak yang sengaja menari di atas gendang orang lain dengan memproduksi narasi negatif dan memperkeruh suasana. Percayakan proses pengungkapan kasus kepada penyidikan yang sedang berjalan," tegasnya.

Menurut dia dengan informasi yang muncul serta tidak fokus mengenai Brigadir J hanya akan mengganggu kerja tim penyidik dan berdampak pada marwah institusi Polri secara umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Ainul tidak mempermasalahkan mengenai pelukan Kapolda Metro Jaya kepada eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo beberapa waktu lalu.

"Kita melihat apa yang dilakukan Kapolda pada eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo pada waktu itu hanya spontanitas dan empati kepada sesama anggota Polri yang sedang tertimpa masalah. Tidak lebih dan masih dalam batas kewajaran sehingga tidak perlu dipersoalkan," pungkasnya. (pag/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral