GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekjen Wantannas Sebut Ancaman Keamanan Nasional Bukan Lagi Wilayah Tapi Manusia

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) Laksamana Madya TNI Harjo Susmoro mengatakan bahwa konsep keamanan nasional dewasa ini tak lagi hanya menyangkut ancaman wilayah, melainkan mencakup pula ancaman keamanan terhadap manusia.
Rabu, 27 Juli 2022 - 00:06 WIB
Wantannas: Ancaman keamanan nasional bukan lagi wilayah tapi manusia
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOne

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) Laksamana Madya TNI Harjo Susmoro mengatakan bahwa konsep keamanan nasional dewasa ini tak lagi hanya menyangkut ancaman wilayah, melainkan mencakup pula ancaman keamanan terhadap manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Konteks keamanan nasional di seluruh negara di dunia ini sudah bukan lagi masalah state security, tapi sudah mencakup human security,” kata Harjo dalam agenda prasidang penyempurnaan naskah rancangan dokumen strategis terkait keamanan nasional di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa.

Ia menyebut dinamika perkembangan zaman membuat ancaman semakin kompleks dan multidimensi, sehingga terjadi perubahan paradigma dalam konsep pertahanan negara itu sendiri yang lebih menekankan keamanan terhadap manusia atau human security.

Harjo menjelaskan setidaknya ada delapan aspek keamanan dalam kehidupan yang menjadi tanggung jawab presiden, oleh karena itu presiden menduduki kursi sebagai Ketua Wantannas.

“Dia harus menjamin keamanan ideologi, keamanan politik, keamanan ekonomi, keamanan sosial budaya, dan keamanan dalam konteks pertahanan keamanan itu sendiri, dan juga keamanan sumber daya alam, keamanan manusia demografi, dan keamanan geografi wilayah,” ujarnya.

Untuk menyikapi ancaman multidimensi tersebut, kata Harjo, tidak bisa dihadapi oleh satu matra atau institusi saja melainkan diperlukan kolaborasi bersama dengan seluruh kementerian dan lembaga yang menjadi anggota dari Wantannas.

“Human security tidak bisa ditangani secara parsial oleh lembaga-lembaga tertentu tapi harus bersama-sama,” kata Harjo.

Di situlah, lanjut Harjo, posisi Wantannas menjadi sangat strategis karena Setjen Wantannas bertugas untuk membuat rancangan strategis kepada presiden guna menghadapi isu-isu yang mengganggu stabilitas nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam agenda prasidang yang digelar Selasa ini, Setjen Wantannas melakukan penyempurnaan naskah rancangan dokumen strategis keamanan nasional yang melibatkan perwakilan kementerian dan lembaga.

Setidaknya ada empat rekomendasi dalam penyempurnaan naskah tersebut yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk nantinya menjadi rancangan kebijakan, yakni terkait penanganan ekonomi sirkular, kemiskinan ekstrem, permasalahan limbah makanan (food loss and waste), dan penguatan demokrasi Pancasila yang berkaitan juga dengan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral