News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga petinggi BUMN berbagi pengalaman dengan delegasi Y20

3 petinggi BUMN berbagi pengalaman kepemimpinan dengan para delegasi Youth 20 (Y20) di kegiatan Power Lunch di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (18/7/2022).
Selasa, 19 Juli 2022 - 17:34 WIB
Tiga petinggi BUMN berbagi pengalaman dengan delegasi Y20
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Tiga petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berbagi pengalaman kepemimpinan dengan para delegasi Youth 20 (Y20) di kegiatan Power Lunch di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (18/7/2022). 

Ketiga narasumber itu adalah Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT Hutama Karya (Persero) Eka Setya Adrianto, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Adityo Kusumo, dan Chief Marketing Officer InJourney Maya Watono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adityo berprinsip, tidak pernah terlalu muda atau terlalu tua untuk belajar. Karena itu ia kemudian pindah dari posisi yang berbeda. Hal itulah yang memaksa dirinya menjadi lebih gesit dibandingkan rekan-rekan lain, dan lebih fleksibel. Karena itu, Adityo mengajak para delegasi Y20 untuk terus belajar dalam hidup. 

“Tidak ada batasan umur untuk terus belajar, baik tua atau muda,” kata Adityo di Jakarta, Senin 18 Juli 2022.

Pada Power Lunch itu, para delegasi muda yang berasal dari berbagai negara berkesempatan untuk memahami lebih lanjut tentang BUMN Indonesia. 

Para pembicara juga berbagi cerita tentang bagaimana mereka bisa berada di titik ini. Harapannya, Power Lunch bersama para petinggi BUMN bisa memberikan motivasi bagi delegasi muda.

Sementara itu, Eka Setya Adrianto mengingatkan para delegasi muda bahwa integritas adalah sikap yang paling mendasar yang harus dimiliki agar sukses dalam berkarir dan menjadi pemimpin. 

Adaptabilitas terhadap setiap perubahan yang terjadi juga tak kalah penting, karena kondisi dunia yang kini penuh dengan ketidakpastian.

Adapun yang ketiga adalah ketekunan untuk mencapai tujuan. Tidak hanya tujuan pribadi, namun yang utama adalah tujuan perusahaan atau tujuan organisasi. 

“Yang terakhir adalah kolaborasi, ini lebih baik dibandingkan berkompetisi,” kata Eka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan Maya Watono mengingatkan anak muda bahwa perjalanan karir bagaikan sebuah marathon dan bukan sprint. Untuk itu, anak muda perlu memiliki ketekunan dan sikap pantang menyerah. 

“Sebagai pemimpin, Anda harus tahu kelebihan dan kelemahan Anda. Jadilah diri Anda. Serta percaya dirilah dengan siapa diri Anda dan pimpinlah dengan cara yang Anda yakini,” kata Maya. (HW/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral