News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catat! Ini Lokasi dan Sasaran Operasi Patuh Jaya yang Digelar pada 13-26 Juni 2022

Operasi Patuh Jaya 2022 akan digelar oleh Korlantas Kepolisian RI di beberapa titik lokasi yang telah ditentukan. Operasi ini dilakukan pada 13 - 26 Juni 2022.
Senin, 13 Juni 2022 - 18:55 WIB
Polisi Lalu Lintas yang Bertugas dalam Operasi Patuh Jaya 2022
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Operasi Patuh Jaya 2022 akan digelar oleh Korlantas Kepolisian Republik Indonesia pada beberapa titik lokasi yang telah ditentukan. Operasi ini digelar selama dua minggu, terhitung dari 13 Juni sampai dengan 26 Juni 2022 di seluruh kabupaten atau kota di Indonesia.

Hal ini dilaksanakan dalam rangka penertiban para pengendara yang melanggar peraturan berkendara. Adapun delapan sasaran pelanggaran yang akan ditilang selama Operasi Patuh Jaya 2022 berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, antara lain:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Knalpot bising, tertuang pada pasal 285 ayat 1 Jo Pasal 106 ayat 3 dengan sanksi kurungan paling lama satu bulan dan denda paling banyak Rp 250.000.

Kendaraan yang menggunakan trotoar, tertuang pada pasal 287 ayat 4 dengan sanksi kurungan paling lama satu bulan, denda paling banyak Rp 250.000.

Balap liar, tertuang pada pasal 297 Jo pasal 115 huruf b dengan sanksi kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 3.000.000.

Melawan arus, tertuang pada pasal 287  dengan sanksi denda paling banyak Rp 500.000.

Penggunaan handphone saat mengemudi, tertuang pada pasal 283 dengan sanksi denda paling banyak Rp 750.000.

Tidak menggunakan helm SNI, tertuang pada pasal 291 dengan sanksi denda paling banyak Rp 250.000.

Tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara, tertuang pada pasal 289 dengan sanksi denda paling banyak Rp 250.000.

Membonceng orang lebih dari satu orang menggunakan sepeda motor, tertuang pada pasal 292 dengan sanksi denda paling banyak Rp 250.000.

polisi-lalu-lintas-mengikuti-apel-gelar-pasukan-operasi-patuh-jaya-2022-di-polda-metro-jaya-jakarta-senin-1362022.jpg">

Di Jakarta sendiri, Polda Metro telah mengerahkan sebanyak 3.070 personel gabungan untuk Operasi Patuh Jaya pada 13 - 26 Juni 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Senin, mengatakan personel tersebut berasal dari TNI-POLRI dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Untuk Operasi Patuh Jaya ini Polda Metro Jaya menurunkan 3.070 personel gabungan dari TNI-POLRI, Dishub dan sebagainya, termasuk saat melakukan kegiatan, kita didampingi juga oleh POM TNI," kata Sambodo.

Sambodo menambahkan pada hari pertama Operasi Patuh Jaya itu pihaknya langsung melakukan penindakan terhadap pengguna kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Hari ini setelah kita melaksanakan sosialisasi, ada sekitar 1.000 lebih yang sudah kira tegur. Hari ini mulai hari pertama penegakan hukum terhadap pelanggaran ganjil genap," ujar Sambodo.

Sambodo mengatakan pihaknya juga masih melakukan pengkajian dampak dari Operasi Patuh Jaya terhadap kemacetan di sejumlah jalur alternatif.

"Apa ada dampaknya terhadap jalur alternatif, masih kita kaji, kan baru hari," kata Sambodo.(mg3/ant/put))

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT