News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Indonesia dan Kuwait Menang di Laga Terakhir, Bagaimana Nasib Indonesia di Piala Asia 2023?

Hasil pada laga kedua Grup A, membuat perhitungan dalam Grup A menjadi rumit, apalagi jika Indonesia dan Kuwait sama-sama meraih kemenangan pada laga terakhir
Minggu, 12 Juni 2022 - 09:52 WIB
Timnas Indonesia
Sumber :
  • pssi.org

Jakarta - Indonesia tumbang 0-1 di tangan Yordania pada laga Grup A kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad di Kuwait, Minggu (12/6/2022) dini hari. Satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan tersebut datang dari kaki penyerang Yordania, Yazan Abdallah Al-Naimat, pada menit ke-49.

Pada laga lain di Grup A, Kuwait memenangkan pertandingan atas Nepal dengan skor telak 1-4. Nepal yang telah dicukur 0-4, akhirnya bisa mencetak gol hiburan pada menit ke-90+4 lewat sontekan Darshan Gurung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pada laga kedua Grup A, membuat perhitungan dalam Grup A menjadi rumit, apalagi jika Indonesia dan Kuwait sama-sama meraih kemenangan pada laga terakhir. 

Lantas, jika hal itu benar terjadi, bagaimana nasib Indonesia di Piala Asia 2023?

Jika Kuwait meraih kemenangan atas Yordania dan Indonesia meraih kemenangan atas Nepal pada laga terakhir Grup A, praktis poin dari Kuwait, Yordania, dan Indonesia sama-sama berjumlah enam.

Pada laman Konfederasi Sepak Bola Asia, the-afc.com, tertulis jika dua atau lebih dari tim yang berpartisipasi memiliki poin yang sama, maka akan mengikuti kriteria Head to Head.

Poin pertama dari kriteria ini adalah jumlah poin head to head yang didapat oleh tim pada pertandingan di grup. Melihat Yordania, Kuwait, dan Indonesia saling mengalahkan, maka poin head to head yang mereka raih sama-sama tiga, kedudukan masih imbang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya poin kedua, yang berarti, selisih gol terbesar yang didapat oleh tim pada pertandingan di grup. Dengan aturan ini maka yang akan dilihat nantinya adalah selisih gol dari pertemuan ketiga tim, yakni Kuwait vs Indonesia, Indonesia vs Yordania, dan Yordania vs Kuwait.

Jika kedudukan selisih gol masih imbang, maka akan mengacu pada poin ketiga yang berarti jumlah gol yang dicetak terbanyak oleh tim pada pertandingan grup. Demi menempati posisi kedua bahkan posisi pertama Grup A, Indonesia diharuskan mencetak gol lebih banyak dibanding pesaingnya, Yordania dan Kuwait. (mg3)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral