GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 
Senin, 11 Mei 2026 - 01:25 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur

Langkah konkret yang diambil adalah memberikan insentif bulanan sebesar Rp2 juta kepada para petani di lereng Gunung Gede Pangrango yang bersedia beralih dari bertani sayur ke penanaman pohon keras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyoroti bahwa fenomena bencana di dataran tinggi, khususnya kawasan Puncak-Cianjur, merupakan hal yang tidak biasa. 

Menurutnya, program ini bertujuan mengembalikan fungsi ekosistem sekaligus menjaga amanah leluhur Tatar Sunda dalam menjaga alam. Nantinya, setiap petani akan mengelola lahan seluas satu hingga dua hektar untuk reboisasi.

Kekhawatiran senada diungkapkan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.

Ia menyebutkan bahwa hasil kajian lintas dinas menunjukkan adanya degradasi lingkungan yang serius akibat masifnya alih fungsi lahan. 

Lahan yang dulunya rimbun dengan tanaman teh dan kopi, kini berubah menjadi perkebunan sayur yang tidak mampu menyerap air hujan dengan optimal.

“Ini sangat mengkhawatirkan, karena wilayah dataran tinggi terjadi banjir, karena hasil kajian menunjukkan perubahan fungsi lahan dari tanaman keras menjadi perkebunan sayuran berdampak terhadap menurunnya daya serap tanah," ujar Bupati Wahyu di Cianjur, Minggu (10/5).

Perubahan jenis tanaman ini memicu erosi dan meningkatkan debit aliran air permukaan saat hujan deras, sehingga perkampungan yang berada di kaki gunung kini kerap terendam banjir. 

Wahyu menekankan bahwa aktivitas ekonomi warga harus berjalan beriringan dengan kelestarian alam melalui penanaman pohon yang memiliki akar kuat untuk mengikat air.

Pemerintah Kabupaten Cianjur saat ini terus menjalin koordinasi intensif dengan Pemprov Jabar guna mengevaluasi tata ruang, terutama di wilayah utara yang menjadi kawasan hulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Harapan kami langkah bersama dengan pemerintah provinsi dapat memperbaiki tata ruang dan pengelolaan kawasan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Cianjur,” tambah Wahyu.

Melalui sinergi antara kebijakan insentif dari Gubernur Dedi Mulyadi dan evaluasi tata ruang dari Pemkab Cianjur, diharapkan keseimbangan ekosistem di wilayah dataran tinggi dapat pulih kembali dan risiko bencana banjir dapat diminimalisir secara berkelanjutan. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

EMbed instagrammmm

EMbed instagrammmm

embed instagram
Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Dikaitkan dengan Batalnya Laga Persija Lawan Persib di Jakarta, GRIB Jaya Akui Akan Hal Ini

Dikaitkan dengan Batalnya Laga Persija Lawan Persib di Jakarta, GRIB Jaya Akui Akan Hal Ini

Polemik perpindahan laga Persija melawan Persib yang berlangsung di Kalimantan Timur (Kaltim) masih berlangsung usai dikaitkan kegiatan organisasi masyarakat (Ormas) GRIB Jaya.

Trending

Pidato di KTT ASEAN, Prabowo Desak Percepatan Jaringan Energi dan Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Global

Pidato di KTT ASEAN, Prabowo Desak Percepatan Jaringan Energi dan Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Global

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada negara-negara ASEAN soal ancaman krisis energi dan pangan yang semakin nyata akibat gejolak geopolitik global.
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Selengkapnya

Viral