News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reshuffle Kabinet Prabowo: Profil M Qodari dan Kekayaan Rp261 Miliar Usai Dilantik Kepala Bakom RI

Profil dan kekayaan M Qodari disorot usai dilantik dalam reshuffle kabinet Prabowo sebagai Kepala Bakom RI dengan harta Rp261 miliar.
Senin, 27 April 2026 - 15:47 WIB
Reshuffle Kabinet Prabowo: Profil M Qodari dan Kekayaan Rp261 Miliar Usai Dilantik Kepala Bakom RI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Isu reshuffle kabinet kembali menjadi sorotan nasional setelah Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Momentum reshuffle kabinet ini tidak hanya menandai pergeseran posisi strategis di lingkar kekuasaan, tetapi juga membuka perhatian publik terhadap profil hingga kekayaan M Qodari yang kini resmi menjadi salah satu figur kunci komunikasi pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profil M Qodari: Akademisi, Peneliti, hingga Orang Dekat Istana

Dalam pusaran reshuffle kabinet, sosok M Qodari bukanlah nama baru. Ia dikenal sebagai pengamat politik, konsultan, sekaligus peneliti yang telah lama berkecimpung dalam dunia survei dan analisis politik di Indonesia.

Qodari lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 15 Oktober 1973. Ia menempuh pendidikan Sarjana Psikologi Sosial di Universitas Indonesia (UI) pada 1997. Kemudian melanjutkan studi magister di University of Essex, Inggris, dengan fokus pada political behavior.

Puncak akademiknya diraih pada 2016 saat meraih gelar doktor Ilmu Politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Disertasinya mengenai perilaku pemilih dalam Pemilu 2014 menjadi salah satu rujukan penting dalam studi politik elektoral Indonesia.

Karier profesionalnya dimulai sebagai peneliti di Institut Studi Arus Informasi (ISAI), lalu berlanjut ke Center for Strategic and International Studies (CSIS). Ia juga pernah menjabat Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) sebelum akhirnya mendirikan Indo Barometer pada 2006.

Dalam konteks reshuffle kabinet, latar belakang akademis dan pengalaman riset ini menjadi nilai tambah Qodari sebagai pengelola komunikasi strategis pemerintah.

Tiga Kali Dilantik di Era Prabowo

Penunjukan Qodari dalam reshuffle kabinet kali ini menjadi tonggak baru dalam karier politiknya. Menariknya, ia tercatat sudah tiga kali dilantik di era Presiden Prabowo.

Perjalanan kariernya di lingkar Istana berlangsung relatif cepat:

  • 2024: Wakil Kepala Staf Kepresidenan

  • 2025: Kepala Staf Kepresidenan

  • 2026: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)

Dalam dinamika reshuffle kabinet, kenaikan posisi ini menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi dari Presiden terhadap Qodari, khususnya dalam mengelola narasi dan komunikasi publik pemerintah.

Kiprah Politik dan Kontroversi

Nama Qodari semakin dikenal publik saat menggagas wacana Jokowi-Prabowo (Jokpro). Gagasan tersebut sempat menuai kontroversi, termasuk usulan perpanjangan masa jabatan presiden.

Meski menuai pro dan kontra, langkah tersebut justru membuat posisinya semakin diperhitungkan dalam peta politik nasional. Hal ini menjadi salah satu faktor yang memperkuat relevansinya dalam momentum reshuffle kabinet.

Dengan latar belakang sebagai analis politik sekaligus praktisi komunikasi, Qodari dinilai memiliki kemampuan membaca opini publik, sesuatu yang krusial dalam konteks komunikasi pemerintahan.

Kekayaan M Qodari: Tembus Rp261 Miliar

Di tengah isu reshuffle kabinet, perhatian publik juga tertuju pada laporan kekayaan M Qodari. Berdasarkan data LHKPN yang disampaikan pada 19 Januari 2025 saat awal menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan, total kekayaannya mencapai:

Rp261.937.383.652 (Rp261,9 miliar)

Rincian Kekayaan M Qodari:

1. Tanah dan Bangunan: Rp182.792.200.000
Aset ini tersebar di berbagai wilayah seperti Jakarta Selatan, Depok, Bogor, Palangka Raya, Sukabumi, hingga Bandar Lampung.

Beberapa properti bernilai tinggi di antaranya:

  • Jakarta Pusat: Rp54 miliar

  • Jakarta Selatan (beberapa aset): miliaran rupiah

  • Depok dan Bogor: miliaran rupiah

2. Alat Transportasi dan Mesin: Rp933.000.000

  • Toyota Kijang Innova 2018: Rp284 juta

  • Neta V-II 2024: Rp299 juta

  • Honda CMX500 Rebel 2020: Rp150 juta

  • Wuling Air EV 2022: Rp200 juta

3. Harta Bergerak Lainnya: Rp9.864.000.000
4. Surat Berharga: Rp475.000.000
5. Kas dan Setara Kas: Rp70.718.520.875
6. Harta Lainnya: Rp11.109.280

Total Harta: Rp264.793.830.155
Total Utang: Rp2.856.446.503

Total Kekayaan Bersih: Rp261.937.383.652

Besarnya nilai kekayaan ini menjadikan Qodari sebagai salah satu pejabat dengan portofolio aset signifikan dalam momentum reshuffle kabinet kali ini.

Sorotan Publik dalam Isu Reshuffle Kabinet

Pelantikan Qodari dalam reshuffle kabinet tidak hanya dipandang sebagai rotasi jabatan, tetapi juga sebagai strategi memperkuat komunikasi pemerintah di tengah dinamika politik dan ekonomi.

Dengan latar belakang sebagai peneliti, analis politik, dan pelaku komunikasi publik, Qodari diharapkan mampu menjembatani kebijakan pemerintah dengan persepsi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di sisi lain, publik juga semakin kritis terhadap transparansi dan akuntabilitas pejabat negara, termasuk dalam hal kekayaan. Laporan LHKPN Qodari yang mencapai ratusan miliar rupiah menjadi bagian dari perhatian tersebut dalam konteks reshuffle kabinet.

Penunjukan ini sekaligus menegaskan bahwa reshuffle kabinet tidak hanya soal pergantian posisi, tetapi juga tentang bagaimana figur yang dipilih membawa rekam jejak, kapasitas, dan integritas ke dalam pemerintahan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral