News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Soroti Soal Intelijen RI: Ego Sektoral Bikin Negara Rawan?

Ketegangan geopolitik global yang terus meningkat dinilai mulai berdampak langsung pada posisi Indonesia. Hal ini disampaikan Pengamat Intelijen, Ridwan Habib
Sabtu, 18 April 2026 - 14:16 WIB
Pengamat Intelijen, Ridwan Habib
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik global yang terus meningkat dinilai mulai berdampak langsung pada posisi Indonesia. 

Hal ini disampaikan Pengamat Intelijen, Ridwan Habib, dalam seminar bertajuk “Tata Kelola Intelijen dalam Menghadapi Ketidakpastian Geopolitik dan Ancaman Asimetris” yang digelar di Gedung IASTH UI Salemba, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam paparannya, Ridwan menegaskan bahwa situasi global saat ini semakin tidak menentu, dengan potensi konflik terbuka di berbagai kawasan. Ketegangan antara Iran dan Israel, serta manuver geopolitik China, disebut berpotensi membawa dampak langsung terhadap stabilitas Indonesia.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat posisi Indonesia menjadi semakin strategis, namun sekaligus rentan terhadap berbagai ancaman asimetris. Oleh karena itu, pembenahan serius dalam tata kelola intelijen nasional menjadi kebutuhan mendesak.

Ridwan secara khusus menyoroti lemahnya koordinasi antar lembaga intelijen di Indonesia. Meski secara regulasi Badan Intelijen Negara (BIN) berperan sebagai koordinator, praktik di lapangan dinilai masih diwarnai ego sektoral.

Ia mengungkapkan, dalam sejumlah kasus, beberapa lembaga justru melakukan operasi terhadap target yang sama secara terpisah. Hal ini dinilai tidak hanya tidak efisien, tetapi juga berpotensi membuang sumber daya.

“Kadang di lapangan targetnya sama, tapi yang operasi bisa empat sampai lima lembaga sekaligus. Misalnya BSSN, Bea Cukai, BAIS, BIN, hingga Baintelkam. Ini jelas pemborosan sumber daya,” ujarnya.

Selain itu, keterbatasan akses dan pertukaran informasi antar lembaga juga menjadi persoalan serius. Masing-masing institusi masih cenderung berjalan sendiri tanpa sistem berbagi data yang terintegrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai solusi, Ridwan menekankan pentingnya penerapan joint intelligence untuk mengatasi ego sektoral dan perbedaan prioritas antar lembaga. Ia mendorong penguatan integrasi melalui forum bersama, sistem berbagi data, serta optimalisasi peran BIN sebagai koordinator utama intelijen nasional.

Menurutnya, tanpa langkah konkret tersebut, Indonesia berisiko menghadapi ancaman global dengan sistem intelijen yang belum sepenuhnya solid.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Trending: Mendikdasmen Susul Langkah KDM Respons Kasus Bully Guru, Dedi Mulyadi Puji Anak SD, Gebrakan Baru usai Basmi Pungli

Trending: Mendikdasmen Susul Langkah KDM Respons Kasus Bully Guru, Dedi Mulyadi Puji Anak SD, Gebrakan Baru usai Basmi Pungli

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali jadi topik hangat di kalangan publik. Berikut rangkuman 3 kabar paling trending yang mencuri perhatian.
Viral, Wanita Diarak Keliling Tanah Abang Usai Kepergok Copet Handphone

Viral, Wanita Diarak Keliling Tanah Abang Usai Kepergok Copet Handphone

Seorang wanita berinisial ES, diarak keliling Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, usai kepergok mencuri ponsel, Selasa (21/4).
Periksa Polisi dan Jaksa di Kasus Rejang Lebong, KPK Usut Soal THR Lebaran dari Bupati

Periksa Polisi dan Jaksa di Kasus Rejang Lebong, KPK Usut Soal THR Lebaran dari Bupati

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. 
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.

Trending

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027 dan kini diberi julukan baru oleh Media Korea. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah. Seperti apa kish inspiratifnya? Simak!
Selengkapnya

Viral