News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes Bongkar Ketidaktepatan Data BPJS, Subsidi Ternyata Dinikmati Kelompok Mampu

Menkes ungkap subsidi BPJS tidak tepat sasaran, bahkan dinikmati orang kaya. Pemerintah siapkan realokasi dan validasi ulang berbasis data BPS.
Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menemukan fakta mengejutkan dalam penyaluran subsidi iuran BPJS Kesehatan. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengungkap adanya ketidaktepatan sasaran dalam jumlah besar, bahkan hingga dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu.

Temuan ini disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI pada Rabu (15/4/2026). Pemerintah pun bersiap melakukan pembenahan menyeluruh terhadap data penerima bantuan agar subsidi benar-benar tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Tunggal BPS Jadi Acuan Nasional

Budi menyebut, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar seluruh data sosial dirapikan dan disatukan dalam satu sumber utama, yakni Badan Pusat Statistik (BPS).

Langkah ini dinilai penting untuk menghindari tumpang tindih data dan memastikan bantuan sosial, termasuk subsidi BPJS, hanya diberikan kepada masyarakat yang berhak.

“Presiden menginginkan data ini dirapikan dan bersumber satu dari BPS. Seluruh kementerian dan lembaga sepakat menggunakan basis data yang sama,” ujar Budi.

Dengan sistem data tunggal ini, pemerintah berharap tidak ada lagi perbedaan data antarinstansi yang selama ini berpotensi menimbulkan kesalahan penyaluran bantuan.

Lebih dari 50 Persen Penduduk Disubsidi

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah penduduk Indonesia mencapai 289,06 juta jiwa. Dari angka tersebut, sekitar 140,32 juta jiwa atau 50 persen masuk dalam kategori masyarakat menengah ke bawah (desil 1 hingga 5).

Namun, jumlah peserta BPJS yang iurannya dibayarkan pemerintah justru mencapai 159,1 juta orang—lebih dari separuh populasi nasional.

“Artinya, lebih dari 50 persen penduduk Indonesia sudah dibayarkan iurannya oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah,” jelas Budi.

Rincian Peserta BPJS Bersubsidi

Budi merinci komposisi peserta BPJS yang mendapatkan subsidi pemerintah sebagai berikut:

  • 96 juta peserta PBI dari Kementerian Kesehatan

  • 48,9 juta peserta PBPU dari pemerintah daerah

  • 13,6 juta peserta lainnya disubsidi bersama pusat dan daerah

Besarnya angka ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjamin akses kesehatan. Namun di sisi lain, juga membuka celah kesalahan dalam penentuan penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Subsidi Ternyata Ikut Dinikmati Orang Kaya

Setelah dilakukan konsolidasi data dengan BPS, pemerintah menemukan adanya anomali signifikan. Subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin, ternyata juga dinikmati oleh kelompok kaya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga

Trending

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Selengkapnya

Viral