News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum Ormas GRIB Jaya Hercules Geram, Tantang Maruarar Sirait dan KAI soal Sengketa Lahan di Tanah Abang Milik Negara

Ketua Umum Ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal menginginkan Menteri PKP, Maruarar Sirait dan PT KAI membuktikan kepemilikan sengketa lahan di Tanah Abang.
Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB
Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal & Menteri PKP, Maruarar Sirait
Sumber :
  • Kolase Antara & tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario de Marshall kembali muncul. Ia kini menantang Menteri PKP, Maruarar Sirait (Menteri Ara).

Motif tantangan itu akibat Hercules murka. Hal ini berkaitan dengan polemik klaim sengketa lahan kosong seluas sekitar 34.690 meter persegi di Tanah Abang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya menantang Menteri Ara, Hercules juga mengultimatum Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI), Boby Rasyidin. Tujuannya untuk membuktikan klaim kepemilikan lahan PT KAI di Tanah Abang.

Hercules menyampaikan pernyataan tantangan itu saat meninjau lokasi sengketa lahan diakui milik negara di Tanah Abang, Jumat (10/4/2026).

"Kalau memang di sini, barang ini punya negara, bawa bukti tunjuk di sini," ujar Hercules dalam siaran pers, Sabtu (11/4/2026).

Alasan Hercules Tantang Maruarar Sirait dan PT KAI

Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal soroti Menteri PKP usai klaim sengketa lahan milik PT KAI di Tanah Abang
Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal soroti Menteri PKP usai klaim sengketa lahan milik PT KAI di Tanah Abang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GRIB TV

Hercules mempunyai alasan menantang Menteri Ara dan KAI. Pihaknya secara terbuka membela ahli waris, Sulaeman Effendi sebagai pihak yang sah memiliki lahan tersebut.

Hercules menambahkan, alasan Tim Hukum GRIB Jaya memperjuangkan hak kepemilikan kepada ahli waris. Pihaknya telah diberikan kuasa menyelesaikan polemik ini.

Hercules mendesak pembuktian kebenaran klaim tersebut. Setidaknya ada beberapa unsur yang harus ditunjukkan, termasuk Sertifikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

"Semua kita kroscek agar semua benar oke. Mulai dari mana hak pakainya, dari mana HPL, dan dari mana asal-usulnya," tutur Hercules.

Hercules Siap Berdialog

Pentolan ormas GRIB Jaya itu menyatakan timnya siap membuka peluang ruang dialog. Pihaknya juga siap bertemu Menteri Ara hingga pihak PT KAI.

Mantan preman legendaris ini memahami tujuan kedatangan Menteri Ara. Hal ini berkaitan untuk pembangunan perumahan rakyat yang digencarkan Presiden Prabowo Subianto.

"Kalau ini program negara, program pemerintah, program Pak Presiden, ayo marilah kita berbicara secara baik-baik," ucapnya.

Presiden Prabowo sempat blusukan ke pinggir rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Prabowo tidak menyangka masih banyak permukiman tidak layak huni.

Ironisnya, banyak permukiman di bantaran rel kereta api. Prabowo menyampaikan janji kepada warga bahwa, pemerintah akan membangun rumah hunian layak.

Prabowo memutuskan pembangunan 1.000 unit rumah susun demi mewujudkan aspirasi masyarakat. Ia menargetkan penggunaan perumahan rakyat untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hercules mendukung program itu. Ia bahkan sangat berpegang teguh pada pemerintahan di era Presiden Prabowo.

"Beliau itu berhati mulia, beliau itu seorang negarawan. Sebelum beliau jadi Presiden, beliau itu bilang akan hibahkan dia punya sisa umurnya kepada rakyat Indonesia," terangnya.

"(masyarakat) ada di belakang negara untuk bagaimana negara harus kuat, supaya Indonesia bisa aman, rakyat bisa tenang. Kalau negara tidak kuat, maka rakyat Indonesia tidak akan tenang dan makmur," lanjutnya.

Hercules Bantah Pernyataan Menteri Ara

Kemudian, mantan preman legendaris ini menyoroti pernyataan dilontarkan Menteri PKP. Ia tentu secara terbuka membantah narasi klaim lahan kosong tersebut adalah milik negara.

Lahan kosong tersebut sekitar 34.690 meter persegi. Lokasinya terletak di kawasan bekas bongkaran, di antaranya wilayah Kelurahan Kebon Melati dan Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ia memahami betul dengan kondisi lahan kosong itu. Bukan tanpa alasan, Hercules bersama pihaknya telah menduduki tanah tersebut sejak lama.

"Bicara mengenai legalitas hak kepemilikan bahwa ini adalah PT Kereta Api karena saya tahu sekali tanah ini. Saya puluh-puluhan tahun saya di sini. Nah, tanah ini bukan punya kereta api," tegasnya.

Lahan Pernah Disewa Swasta

Hercules menjelaskan, sejak pihaknya menduduki di lahan tersebut, pihak swasta pernah menyewa tanah seluas 34.690 meter persegi itu.

Pihak swasta menyewa lahan kosong itu bertujuan untuk penggunaan usaha PT Aneka Beton. Adapun statusnya adalah HPL hingga 2017.

"Cuma pada saat itu swasta yang memakai tanah ini. Separuh dibangun untuk dibikinkan namanya PT Aneka Beton. Makanya ini dibikinkan sertifikat Hak Pakai," paparnya.

Seusai HPL mati, kata Ketum ormas GRIB Jaya itu, tentu hal ini menjadi bukti penyewaan lahan berakhir dan lahan kosong tersebut  dikembalikan kepada pemilik asal.

Sementara, penguasaan fisik lahan kosong tersebut kembali dipegang oleh ahli waris. Dasar kepemilikan lahan ini berstatus Eigendom Verponding Nomor 946 Tahun 1923 atas nama Iljas Radjo Mentari.

Ia menegaskan, penguasaan lahan secara fisik masih jatuh pada ahli waris. Dari Pemberitahuan Mutasi ke-1 (PM1) dari Lurah pada 2007, Sulaeman tidak pernah menjual lahan yang sudah dimiliki lebih dari satu abad.

"Tanah ini tadinya dikuasai sama masyarakat di sekitarnya, tetapi sempat dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilaporkan pidana segala macam juga," imbuhnya.

Hercules Ogah Ormas GRIB Jaya Dicap Kuasai Sengketa Lahan

Dalam kesempatan itu, Hercules juga menyayangkan narasi bahwa ormasnya menduduki lahan secara ilegal. Tak ayal, GRIB Jaya kerap dituduh berkaitan dengan hal serupa.

Ia menegaskan, namun yang pasti ormas GRIB Jaya membela ahli waris demi memperjuangkan haknya. Ia kembali menepis bahwa lahan kosong itu bukan milik negara.

"Supaya masyarakat Indonesia biar tahu bahwa, 'Oh Hercules, ormas, preman menguasai lahan negara'. Tidak," ucapnya dengan tegas.

Hercules dan Maruarar Sirait Debat Panas

Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait
Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait
Sumber :
  • Instagram @maruararsirait

Sebelumnya, Hercules didatangi Maruarar Sirait di lokasi bongkaran di kawasan Tanah Abang pada Minggu (5/4/2026). Menteri Ara meninjau lahan kosong itu bersama sejumlah jajaran, mulai dari Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin hingga Kepala BP BUMN, Dony Oskaria.

Kedatangan Menteri Ara mempercepat rencana pembangunan hunian bagi MBR. Menteri PKP itu sempat bertanya untuk memastikan status hukum lahan kosong tersebut dimiliki PT KAI.

Namun Bobby menjawab dengan melontarkan pernyataan mengejutkan. Dirut PT KAI itu mengatakan, lahan kosong itu dikuasai secara ilegal oleh ormas GRIB Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di momen itu, Hercules tidak ingin sembarangan menyerahkan lahan tersebut. Ia siap menyerahkan apabila sengketa lahan kosong itu telah sah dimiliki negara, terutama KAI.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal UFC 327 Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Jiri Prochazka vs Carlos Ulberg

Jadwal UFC 327 Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Jiri Prochazka vs Carlos Ulberg

Jadwal UFC 327 hari ini, di mana ada duel perebutan gelar juara antara Jiri Prochazka melawan Carlos Ulberg di kelas berat ringan.
Tutup Tur Our Wish di Jakarta, NCT WISH Tulis Surat Menyentuh dalam Bahasa Indonesia untuk NCTzen Indonesia

Tutup Tur Our Wish di Jakarta, NCT WISH Tulis Surat Menyentuh dalam Bahasa Indonesia untuk NCTzen Indonesia

NCT WISH sukses menggelar konser solo mereka di Jakarta pada Sabtu (11/4/2026) di ICE BSD.
Tutup Tur Our Wish di Jakarta, NCT WISH Tulis Surat Menyentuh dalam Bahasa Indonesia untuk NCTzen Indonesia

Tutup Tur Our Wish di Jakarta, NCT WISH Tulis Surat Menyentuh dalam Bahasa Indonesia untuk NCTzen Indonesia

NCT WISH sukses menggelar konser solo mereka di Jakarta pada Sabtu (11/4/2026) di ICE BSD.
Imbas KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Bandung, Harta Ida Hamidah Dikuliti, Jumlahnya Buat Kaget Netizen

Imbas KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Bandung, Harta Ida Hamidah Dikuliti, Jumlahnya Buat Kaget Netizen

Imbas dinonaktifkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Kini harta kekayaan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung, Ida Hamidah, turut disorot publik hingga
Kembali Sapa NCTzen Indonesia, Momen NCT WISH Perkenalkan Diri dengan Nama Melokal

Kembali Sapa NCTzen Indonesia, Momen NCT WISH Perkenalkan Diri dengan Nama Melokal

Grup besutan SM Entertainment, NCT WISH kembali menggelar konser dengan tajuk NCT WISH 1ST CONCERT TOUR 'INTO THE WISH : Our WISH' in JAKARTA.
APPMBGI Tunjuk Hashim Djojohadikusumo Jadi Ketua Penasihat

APPMBGI Tunjuk Hashim Djojohadikusumo Jadi Ketua Penasihat

Hashim Djojohadikusumo resmi didapuk menjadi Ketua Penasihat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI).

Trending

Imbas KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Bandung, Harta Ida Hamidah Dikuliti, Jumlahnya Buat Kaget Netizen

Imbas KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Bandung, Harta Ida Hamidah Dikuliti, Jumlahnya Buat Kaget Netizen

Imbas dinonaktifkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Kini harta kekayaan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung, Ida Hamidah, turut disorot publik hingga
Kembali Sapa NCTzen Indonesia, Momen NCT WISH Perkenalkan Diri dengan Nama Melokal

Kembali Sapa NCTzen Indonesia, Momen NCT WISH Perkenalkan Diri dengan Nama Melokal

Grup besutan SM Entertainment, NCT WISH kembali menggelar konser dengan tajuk NCT WISH 1ST CONCERT TOUR 'INTO THE WISH : Our WISH' in JAKARTA.
APPMBGI Tunjuk Hashim Djojohadikusumo Jadi Ketua Penasihat

APPMBGI Tunjuk Hashim Djojohadikusumo Jadi Ketua Penasihat

Hashim Djojohadikusumo resmi didapuk menjadi Ketua Penasihat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI).
Terungkap, Pola Pemerasan yang Dilakukan Bupati Tulungagung ke OPD

Terungkap, Pola Pemerasan yang Dilakukan Bupati Tulungagung ke OPD

Terungkap, pola pemerasan yang dilakukan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo kepada OPD di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Untuk diketahui, Bupati
Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-17: Setiap Pertandingan Adalah Final Bagi Kami

Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-17: Setiap Pertandingan Adalah Final Bagi Kami

Legenda hidup sepak bola Indonesia yang kini menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto memasang target ambisius dalam ajang Piala -
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Selengkapnya

Viral