Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi
- Ilham Ariyansyah/tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kembali menyita perhatian publik. Insiden ini dialami oleh seorang ibu muda asal Cimahi, Nina Saleha (27), yang nyaris kehilangan bayinya akibat dugaan kelalaian petugas rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi saat bayi Nina yang baru berusia sekitar satu minggu menjalani perawatan di ruang NICU karena penyakit kuning. Setelah lima hari dirawat, Nina dan suaminya sempat meninggalkan ruangan untuk makan sambil menunggu proses administrasi kepulangan.
Namun, situasi berubah menjadi panik saat Nina kembali ke ruang perawatan. Ia mendapati bayinya sudah berada dalam gendongan orang lain.
Nina mengaku langsung mengenali bayinya dari wajah, pakaian, hingga selimut yang digunakan. Ia pun segera menghampiri perempuan tersebut dan memastikan bahwa bayi itu adalah anaknya.
Yang membuat situasi semakin mengkhawatirkan, gelang identitas bayi yang seharusnya terpasang justru tidak ditemukan.
Pengakuan Perawat dan Respons Keluarga
Menurut Nina, perawat yang bertugas berdalih telah memanggil namanya berkali-kali, namun tidak mendapat respons. Karena itu, bayi tersebut diberikan kepada pihak lain.
Alasan tersebut memicu kemarahan Nina. Ia mengaku sempat berteriak karena takut bayinya benar-benar dibawa pergi.
Kejadian ini kemudian viral di media sosial setelah Nina mengungkapkannya secara terbuka. Ia bahkan menandai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar kasus ini mendapat perhatian serius.
Tak lama setelah viral, pihak rumah sakit disebut telah menghubungi Nina dan menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.
Bukan Kasus Pertama, RSHS Pernah Kebobolan
Yang mengejutkan, insiden ini ternyata bukan kali pertama terjadi di RSHS Bandung. Sejarah mencatat, rumah sakit rujukan nasional ini pernah mengalami kasus serupa bahkan lebih serius.
Pada tahun 2014, terjadi kasus penculikan bayi di dalam lingkungan rumah sakit. Pelaku yang terekam CCTV terlihat beraksi dengan santai, menandakan lemahnya sistem pengamanan saat itu.
Bayi yang diculik merupakan anak pasangan Toni Manurung dan Lasmaria Boru Manurung. Hingga proses pencarian dilakukan oleh pihak rumah sakit dan kepolisian, bayi tersebut tidak berhasil ditemukan.
Load more