News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Keras Dunia atas Serangan ke UNIFIL, Gugurnya Tiga Prajurit Indonesia Disorot

Gelombang kecaman internasional terhadap serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon terus menguat. 
Jumat, 10 April 2026 - 08:29 WIB
Puluhan negara penyumbang pasukan untuk UNIFIL bersama sejumlah negara Uni Eropa menyatakan keprihatinan atas memburuknya situasi keamanan di Lebanon.
Sumber :
  • Istimewa

New York, tvOnenews.com - Gelombang kecaman internasional terhadap serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon terus menguat. 

Dalam Joint Media Stakeout pada 9 April 2026, puluhan negara penyumbang pasukan untuk United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) bersama sejumlah negara lain dan Uni Eropa menyatakan keprihatinan mendalam atas memburuknya situasi keamanan di Lebanon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan bersama itu secara tegas mengutuk serangan berulang terhadap personel UNIFIL, termasuk serangan terbaru yang menewaskan tiga peacekeeper Indonesia serta melukai sejumlah personel dari Prancis, Ghana, Indonesia, Nepal, dan Polandia.

Dalam pernyataan tersebut, negara-negara penandatangan menegaskan bahwa pasukan penjaga perdamaian PBB tidak boleh menjadi sasaran serangan dalam kondisi apa pun. 

Puluhan negara penyumbang pasukan untuk UNIFIL bersama sejumlah negara Uni Eropa menyatakan keprihatinan atas memburuknya situasi keamanan di Lebanon.
Puluhan negara penyumbang pasukan untuk UNIFIL bersama sejumlah negara Uni Eropa menyatakan keprihatinan atas memburuknya situasi keamanan di Lebanon.
Sumber :
  • Istimewa

Serangan terhadap peacekeeper, menurut mereka, dilarang berdasarkan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB, bahkan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Mereka juga mengecam keras perilaku agresif terhadap personel dan pimpinan UNIFIL yang belakangan terus terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Lebanon sejak 2 Maret 2026.

“Keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB tidak bisa ditawar,” demikian pesan utama dalam pernyataan bersama tersebut.

Karena itu, negara-negara penyumbang pasukan mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Dewan Keamanan PBB menggunakan seluruh instrumen yang tersedia untuk memperkuat perlindungan terhadap peacekeeper di lapangan, yang kini menghadapi situasi semakin berbahaya.

Pernyataan bersama ini dibacakan atas nama daftar panjang negara, termasuk Indonesia, dan disebut masih akan terus bertambah. Hingga pukul 16.30 EDT, 9 April 2026, dukungan tambahan tercatat datang dari Bulgaria, Kanada, Islandia, Jepang, Selandia Baru, Norwegia, Palestina, Swiss, dan Vietnam.

Selain mengecam serangan, negara-negara tersebut juga kembali menegaskan dukungan penuh terhadap UNIFIL dan mandatnya, sebagaimana tertuang dalam resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua pihak yang terlibat dalam konflik diminta mengambil langkah konkret untuk memastikan keselamatan personel dan fasilitas penjaga perdamaian, sesuai hukum internasional.

Mereka juga meminta PBB melanjutkan penyelidikan secara cepat, transparan, dan menyeluruh atas seluruh serangan terhadap peacekeeper, serta terus memberikan perkembangan hasil investigasi kepada negara-negara penyumbang pasukan, sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2518 Tahun 2020 dan 2589 Tahun 2021.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral