Polisi Pastikan Empat Pekerja di Proyek Bangunan Bertingkat Tanjung Barat Tewas Akibat Sesak Nafas
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap perkembangan terbaru insiden tewasnya empat pekerja proyek bangunan bertingkat, Jalan TB Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi mengatakan, keempatnya dipastikan tewas akibat sesak napas. Namun, tiga karyawan lainnya yang mengalami sesak napas, saat ini sudah membaik.
“(Penyebab kematiannya) Sesak napas. (Tiga korban sesak napas) sudah membaik,” kata Nurma, kepada wartawan, Senin (6/4/2026).
Sementara itu, Nurma memastikan dalam hal ini tidak ada luka di tubuh korban, walaupun keempatnya sempat terjatuh ke dalam geloteng (Penampungan air bersih).
“Enggak ada luka,” ucap Nurma.
Kemudian terkait peristiwa ini, Nurma menegaskan, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap pemilik gedung. Termasuk mengenai jenis gas yang menyebabkan korban sesak nafas akan didalami.
“Pemilik gedung nanti diperiksa juga. (Jenis gas) Masih didalami ya,” ucapnya.
Untuk diketahui, sebanyak empat pekerja ditemukan tewas di proyek bangunan bertingkat, Jalan TB Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
“Korban meninggal dunia ada empat orang berinisial YN (32), M (62), TS (63), dan MF (19). Keempatnya merupakan warga Jawa Barat,” kata Nurma, kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).
Nurma menerangkan, keempatnya diduga meninggal dunia usai terjatuh ke dalam lubang geloteng saat bekerja. Adapun kronologi menurut saksi yang juga pekerja di proyek tersebut, insiden ini bermula saat mandor memerintah pekerja bangunan untuk menguras tempat Geloteng (Penampungan air bersih) yang berada di basement.
“Kemudian pada saat proses pekerjaan pembongkaran penutup korban terjatuh dalam lubang geloteng dan sempat ditolong oleh rekan kerjanya tapi tidak menggunakan perlengkapan safety,” ujar Nurma.
Sementara itu, rekan kerja korban ikut terjatuh kedalam gelonteng dan mandor meminta tolong saksi untuk mengevakuasi korban yang berada dalam gelonteng.
“Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas dan engab di sekitar geloteng. Atas peristiwa ini sebanyak tiga pekerja lainnya juga mengalami sesak nafas,” ungkap Nurma. (ars/iwh)
Load more