Aksi Gercep Dedi Mulyadi, Soroti Kasus Pengeroyokan Tewaskan Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta
- Instagram/dedimulyadi71
tvOnenews.com - Peristiwa tragis terjadi di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2026).
Seorang tuan rumah hajatan bernama Dadang (58) meninggal dunia setelah dikeroyok sekelompok pemuda saat menggelar pesta pernikahan.
Insiden bermula ketika sejumlah pemuda datang meminta uang jatah ratusan ribu rupiah.
Korban sempat memberikan Rp100 ribu, namun para pelaku kembali meminta tambahan hingga Rp500 ribu untuk alasan pesta minuman keras.
Permintaan tersebut ditolak, yang kemudian memicu aksi kekerasan hingga korban dianiaya.
- Instagram/dedimulyadi71
Dadang sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadar, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka yang dideritanya.
Kasus ini dengan cepat beredar di media sosial dan menjadi viral.
Setelah mendengar kasus ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi langsung memberikan perhatian khusus.
Ia langsung meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kejadian tersebut.
Tak hanya itu, gubernur yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) itu juga mendatangi rumah duka.
Momen itu ia bagikan melalui media sosial resminya.
- Instagram @dedimulyadi71
“Saya sudah bersama keluarga Almarhum Bapak Dadang, korban pembunuhan yang dilakukan oleh segerombolan anak-anak muda yang berada di wilayah Desa Kertamukti Kabupaten Purwakarta,” ujar Dedi Mulyadi.
Ia menegaskan bahwa tindakan para pelaku tidak bisa ditoleransi.
“Menurut saya tindakannya tidak bisa ditolerir. Semoga mereka mendapat hukuman yang setimpal karena menghilangkan nyawa orang lain,” tegasnya.
Dedi juga menyampaikan doa dan dukungan kepada keluarga korban.
“Semoga ibu sekeluarga dikuatkan dan ditabahkan, almarhum Bapak Dadang diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” lanjutnya.
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Selain itu, ia kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas premanisme di Jawa Barat.
“Saya sebagai Gubernur Jawa Barat berharap hilangkan segala bentuk premanisme, kita tindak secara bersama. Karena semenjak saya menjabat, ini menjadi musuh utama,” katanya.
Dedi juga memberikan imbauan agar setiap hajatan warga bebas dari minuman keras serta mendapat pengawasan dari aparat keamanan.
Load more