News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Gercep Dedi Mulyadi, Soroti Kasus Pengeroyokan Tewaskan Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta

Aksi cepat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soroti kasus pengeroyokan yang menewaskan tuan rumah hajatan di Purwakarta, langsung datang ke rumah keluarga korban.
Senin, 6 April 2026 - 15:20 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datangi keluarga korban pengeroyokan preman
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

tvOnenews.com - Peristiwa tragis terjadi di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2026). 

Seorang tuan rumah hajatan bernama Dadang (58) meninggal dunia setelah dikeroyok sekelompok pemuda saat menggelar pesta pernikahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden bermula ketika sejumlah pemuda datang meminta uang jatah ratusan ribu rupiah. 

Korban sempat memberikan Rp100 ribu, namun para pelaku kembali meminta tambahan hingga Rp500 ribu untuk alasan pesta minuman keras. 

Permintaan tersebut ditolak, yang kemudian memicu aksi kekerasan hingga korban dianiaya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datangi keluarga korban pengeroyokan preman
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datangi keluarga korban pengeroyokan preman
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

Dadang sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadar, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka yang dideritanya.

Kasus ini dengan cepat beredar di media sosial dan menjadi viral.

Setelah mendengar kasus ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi langsung memberikan perhatian khusus.

Ia langsung meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kejadian tersebut.

Tak hanya itu, gubernur yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) itu juga mendatangi rumah duka.

Momen itu ia bagikan melalui media sosial resminya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

“Saya sudah bersama keluarga Almarhum Bapak Dadang, korban pembunuhan yang dilakukan oleh segerombolan anak-anak muda yang berada di wilayah Desa Kertamukti Kabupaten Purwakarta,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia menegaskan bahwa tindakan para pelaku tidak bisa ditoleransi.

“Menurut saya tindakannya tidak bisa ditolerir. Semoga mereka mendapat hukuman yang setimpal karena menghilangkan nyawa orang lain,” tegasnya.

Dedi juga menyampaikan doa dan dukungan kepada keluarga korban.

“Semoga ibu sekeluarga dikuatkan dan ditabahkan, almarhum Bapak Dadang diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” lanjutnya.

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Selain itu, ia kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas premanisme di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sebagai Gubernur Jawa Barat berharap hilangkan segala bentuk premanisme, kita tindak secara bersama. Karena semenjak saya menjabat, ini menjadi musuh utama,” katanya.

Dedi juga memberikan imbauan agar setiap hajatan warga bebas dari minuman keras serta mendapat pengawasan dari aparat keamanan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral